Berita Kalteng

Peredaran Narkoba di Sampit Makin Parah, Polisi Tangkap Tiga Pengedar Sabu

Jajaran Kepolisian Polsek Ketapang, Polres Kotawaringin Timur menangkap tiga pengedar narkoba jenis sabu

Peredaran Narkoba di Sampit Makin Parah, Polisi Tangkap Tiga Pengedar Sabu
Dari Polres Kotim untuk BPost
Barang bukti sabu yang diamankan polisi dari tangan tersangka. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Jajaran Kepolisian Polsek Ketapang, Polres Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, membekuk tiga terangka pengedar narkotika jenis sabu yang melakukan transaksi ditempat tinggalnya di Sampit.

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kalimantan Tengah, menyebutkan, Kabupaten Kotawaringin Timur, masuk zona merah peredaran narkoba, pasokan narkoba di Sampit selama ini kebanyakan dari Pontianak, Kalbar yang diduga merupakan selundupan dari Malaysia.

Kapolres Kotim, AKBP Mohammad Rommel, Minggu (18/8/2019) mengungkapkan, pihaknya saat ini mengamankan tiga pengedar narkoba yang ditangani Polsek Ketapang, ketiganya terbelit kasus
peredaran gelap narkotika dan obat terlarang.

Tersangka kasus tersebut antara lain, Rizki Arifin (24) warga yang tinggal di Jalan
Jeruk IV Rt 45 RW 09 Kelurahan Mentawa Baru Hilir Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, Kotim, Kalteng dengan tempat kejadian perkara di rumah pelaku.

Baca: Driver Ojol Ini Bikin Melanie Subono Ingat Perbuatannya 23 Silam, Ternyata Lakukan Ini

Baca: Tak Ada Anggaran Beli Mobil, Begini Cerita Buick 8 Bisa Jadi Mobil Kepresidenan Pertama Soekarno

Baca: Diangkat Ruben Onsu Jadi Anak Angkat, Begini Kesederhanaan Betrand Peto yang Sering Bikin Haru

Baca: Skor Akhir Manchester City vs Tottenham Hotspur 2-2, Heading Lucas Moura Selamatkan Lilywhites

Sedangkan barang bukti antara lain, tujuh bungkus plastik kecil yang berisikan butiran diduga sabu di temukan didalam lipatan kerdus di luar barak, dua bungkus plastik kecil berisikan sabu ditemukan di ruang tamu jumlah sembilan bungkus kecil dengam total berat 11,95 gram, juga ditemukan timbangan dan plastik kecil serta potongan sedotan.

Tersangka kedua Marhadi (31) ditangkap di Jalan Cemara No 05 RT 45 RW 09 Kelurahan MB Hilir Kecamatan MB Ketapang, Sampit dengan TKP penangkapan di rumah pelaku. Sedengkan barang bukti berupa empat belas bungkus plastik kecil berisikan butiran sabu dengan berat 44,73 gram dan peralatan penjulannya.

Baca: Wayang Gung Anak Dipentaskan Sanggar Seni Ading Bastari Barikin di Taman Budaya Kalsel

Baca: Mahasiswa Peserta Unjuk Rasa Ketakutan Pascakasus Polisi Cianjur Terbakar, GMNI & KAHMI Cemaskan Ini

Baca: Hasil Akhir Southampton vs Liverpool di Liga Inggris, Skor Akhir 1-2, Gol Firmino dan Sadio Mane

Tersangka ketiga bernama Suwanto (27) warga Jalan Bawi Jahawen RT 59, RW 09 Kelurahan MB Hilir Kecamatan MB Ketapang, Sampit, dia ditangkap di rumahnya, karena sering dipakai untuk transaksi narkoba sama dengan terangka lainya yang menjadikan tempat tinggalnya sebagai wadah transaksi.

Barang bukti yang diamankan polisi antara lain, satu bungkus plastik kecil berisikan Sabu dengan berat 4.63 gram, juga satu bundel plastik kecil untuk meracik sabu, satu buah potongan sedotan warna orange dan satu timbangan."Saat ini ketiganya masih diproses hukum di Polsek Ketapang," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Salah satu barang bukti sabu yang diamankann polisi dari tangan tersangka.(Istimewa Polres Kotim)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved