Berita Kesehatan

Ternyata Ada 7 Pemeriksaan Kesehatan Penting Pra Menikah, Ini Penjelasan Dr Sandy Prasetyo

Menikah bukan sekadar pesta resepsi dan ijab kabul. Perlu perencanaan matang, termasuk pengecekan kesehatan atau biasa disebut premarital check-up.

Ternyata Ada 7 Pemeriksaan Kesehatan Penting Pra Menikah, Ini Penjelasan Dr Sandy Prasetyo
intisari online
ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Menikah bukan sekadar pesta resepsi dan ijab kabul. Perlu perencanaan matang, termasuk pengecekan kesehatan atau biasa disebut premarital check-up.

Dr Sandy Prasetyo Sp.OG dari RSIA Brawijaya Antasari yang ditemui di acara Kondangan Pasti Sah Sutra & Andalan, mengungkapkan, premarital check-up penting untuk dilakukan oleh pasangan sebelum menikah atau yang sedang merencanakan pernikahan.

"Hal ini untuk mengetahui riwayat kesehatan, risiko, dan juga kondisi kesehatan reproduksi masing-masing pasangan sehingga dapat dilakukan upaya pencegahan dan penanganan masalah kesehatan sedini mungkin," kata Sandy di Palembang, Sabtu (17/8/2019).

Sandy mengungkapkan, setidaknya ada tujuh poin yang perlu dilakukan pengecekan oleh pasangan sebelum menikah, terkait dengan pemeriksaan kesehatan reproduksi.

Baca: Kecemburuan Gisella Anastasia pada Hidup Gading Marten Menyeruak, Ternyata Ulah Netizen Penyebabnya

Baca: BREAKING NEWS - Bocah 7 Tahun Ditemukan Meninggal, Terpeleset saat Bermain di Irigasi Karang Intan

Baca: SUKSES dengan Film Gundala, Bumilangit Umumkan 7 Film Super Hero Barunya, Ini Daftarnya

1. Pemeriksaan darah. Gunanya untuk mengetahui adanya risiko anemia dalam kehamilan serta melahirkan keturunan dengan thalassemia & hemophilia.

2. Memeriksa golongan darah dan rhesus.
"Pemeriksaan ini untuk mengetahui kecocokan rhesus dan efeknya terhadap ibu & bayi," kata Sandy.

3. Pemeriksaan kadar gula darah demi mencegah komplikasi yang disebabkan oleh diabetes saat hamil nantinya.

4. Pemeriksaan terkait infeksi menular seksual. Jenis ini untuk mendeteksi antibodi yang bereaksi terhadap bakteri sifilis, treponema pallidum, plus pengecekan terhadap status HIV.

5. Pemeriksaan infeksi Hepatitis B.

"Pemeriksaan ini guna mencegah transmisi Hepatitis B kepada pasangan melalui hubungan seksual, dan dampaknya terhadap janin," kata Sandy.

6. Pemeriksaan urine, untuk mengetahui kelainan metabolik atau penyakit sistemik.

7. Terakhir adalah pemeriksaan penyakit penyebab kelainan kehamilan lainnya, seperti TORCH.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved