Keracunan Massal

80 Warga Desa Dadahup Mengalami Gejala Keracunan, Diduga karena Makanan

Delapan puluh orang mengalami gejala-gejala keracunan, diantaranya pusing, mual hingga muntah-muntah.

80 Warga Desa Dadahup Mengalami Gejala Keracunan, Diduga karena Makanan
BPost Cetak
BPost edisi cetak Senin (19/8/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Keracunan massal kembali terjadi di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

Kali ini dialami warga Desa Dadahup, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, Minggu (18/8) siang.

Delapan puluh orang mengalami gejala-gejala keracunan, diantaranya pusing, mual hingga muntah-muntah.

Mereka yang mengalami gejala keracunan pun langsung dibawa ke Puskesmas Dadahup.

Pihak puskesmas dibantu tim dari Dinas Kesehatan Kapuas dan relawan yang datang membantu, langsung menangani puluhan pasien tersebut.

Baca: 5 Hp Paling Laris di Indonesia & Seluruh Negara di Asia Tenggara, Mulai Samsung, Oppo, Redmi & Vivo

Baca: Imingi Merry Keliling Dunia Bareng Raffi Ahmad & Nagita Slavina, Mau Kembali ke Ayah Rafathar?

Baca: Baju Tank Top Ayu Ting Ting Saat Joget Dikelilingi Pria di Kampungnya, Teman Ivan Gunawan Disorot

Baca: Bikin Heboh, Foto Krisdayanti dan Raul Lemos di Ranjang Disorot, Nama Mantan Raffi Ahmad Disebut

Namun karena keterbatasan fasilitas, dan kondisi sebagian korban yang perlu penanganan intensif, sebagian dirujuk ke RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas sejak petang hingga malam hari.

Dari pantauan, Minggu malam di RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, pasien datang satu per satu menggunakan ambulans rumah sakit, puskesmas dan relawan.

Mereka datang dalam kondisi tubuh terpasang infus.

Tak hanya orang dewasa.

Ada juga anak-anak yang menjadi korban.

Puluhan pasien selanjutnya menjalani perawatan di gazebo rumah sakit.

Mereka dirawat berjajar, dengan kasur yang dihampar di lantai, dan ditunggui keluarga masing-masing.

Data terakhir sekitar pukul 18.00 WIB, jumlah pasien diduga keracunan makanan yang dirujuk ke RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, berjumlah 20 orang.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved