Berita Kabupaten Banjar

BREAKING NEWS : Atap Rumah Terbang Gara-gara Heli Water Booming, Pemilik Rumah Panik dan Histeris

Pemilik rumah Jalan Martapura Lama RT 005 Desa Keramat Kecamatan Martapura Timur, Hj Mukarromah saat mengabadikan helikopter water booming

BREAKING NEWS : Atap Rumah Terbang Gara-gara Heli Water Booming, Pemilik Rumah Panik dan Histeris
Hj Mukarromah untuk Banjarmasinpost.co.id
Rumah milik Hj Mukarromah di Jalan Martapura Lama RT 005 Desa Keramat Kecamatan Martapura Timur sudah tidak ada atapnya lagi karena terbang dihantam angin dari helikopter water booming. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pemilik rumah Jalan Martapura Lama RT 005 Desa Keramat Kecamatan Martapura Timur, Hj Mukarromah saat mengabadikan helikopter water booming yang terbang dekat rumahnya menggunakan handphone, panik begitu melihat atap rumahnya ikut terbang.

Terbangnya atap rumah warga itu, karena helikopter terbang rendah saat mau mengambil air di sungai Martapura, Kabupaten Banjar, Senin (19/8) sekitar pukul 14.00 wita.

Video helikopter saat mengambil air di sungai Martapura Desa Keramat itu berdurasi sekitar 50 detik itu terlihat Hj Murakkromah bersama keluarganya yang lain panik, "Gugur atap terbang, Ya Allah," teriaknya.

Kepala Desa Keramat, Said menerangkan, pemilik rumah, Hj Mukarromah sedang di dalam rumah, dan mendengar suara gemuruh dibarengi atap rumah yang beterbangan. Beruntungnya hembusan angin helikopter hanya merusak atap dari bangunan rumah berbahan kayu tersebut.

Baca: Hasil Timnas Indonesia U-18 Vs Myanmar di Perebutan Juara 3 Piala AFF U-18, Skor Sementara 0-0

Baca: Remaja di Siak Ini Tega Bunuh Pacar dengan Cangkul dan Sempat Memperkosanya, Terungkap Ini Motifnya

Baca: Dosa Ayu Ting Ting di 2 Acara Penting Bikin Sahabat Ivan Gunawan dan Ruben Onsu Dihujat

Kejadian itu sempat menjadi tontonan warga sekitar. Pasca beterbangannya atap rumah, warga pun bergotong-royong memperbaiki rumah milik Hj Mukarromah tersebut.

Kapolsek Martapura Timur melalui Kanit Reskrim Polsek Martapura Timur, Aiptu Sonny Borneo membenarkan kejadian tersebut. Tidak ada korban jiwa dan sudah ada penghitungan penggantian kerugiannya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, Wahyudin membenarkan kejadian tersebut. Saat ini lagi perhitungan kerugian oleh BPBD Kabupaten Banjar.

"Ya, dari perusahaan helinya siap mengganti perbaikan kerusakannya. Memang setiap pemadaman, dengan sumber air di sungai ada resiko dampak kuatnya angin kipas heli, dan resiko ini sudah kami bahas beberapa kali dengen crew heli, namun untuk mempercepat pemadaman bisa terjadi yang demikian," kata Wahyudin.

Dia menjelaskan, saat mau pengambilan air untuk pemadaman kebakaran disekitar lokasi itu heli turun ke tengah sungai untuk pengambilan air, tetapi angin kipas heli dapat menerbangkan atap beberapa rumah dipinggir sungai tersebut, pengambilan air dipindah ke lokasi yang aman. (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved