Berita Kotabaru

Dapat Remisi, 11 Warga Binaan Lapas Kotabaru Langsung Bebas di Hari Kemerdekaan RI

Berkah bagi sejumlah Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Kotabaru di Hari Kemerdekaan RI, kemarin.

Dapat Remisi, 11 Warga Binaan Lapas Kotabaru Langsung Bebas di Hari Kemerdekaan RI
Lapas Kotabaru untuk BPost
Sekda dan Kalapas saat berikan SK Remisi kepada narapidana 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Berkah bagi sejumlah Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Kotabaru di Hari Kemerdekaan RI, kemarin.

11 warga binaan langsung bebas dan 6 orang menjalani hukuman subsider atau kurungan pengganti denda.

Mereka menjadi warga binaan yang mendapatkan remisi di Hari Kemerdekaan RI di Kotabaru.

Hal itu diakui Kepala Lapas Kelas II B Kotabaru Suhartomo, Senin (19/8/19).

Pemberian remisi itu diberikan pada Sabtu, 17 Agustus 2019.

Baca: 5 FAKTA Kerusuhan di Manokwari, dari Gedung DPRD Dibakar hingga Polisi Tertembak di Paha

Baca: Dandanan Luna Maya di Pernikahan Anak Raam Punjabi Disorot, Lihat Harga Kalung Eks Ariel NOAH Itu

Baca: PLN Penuhi Janji Beri Kompensasi Listrik Padam Minggu 4 Agustus 2019 , Begini Cara Cek Besarannya

Baca: TERBONGKAR RAHASIANYA, Kenapa Dalam Sebulan Bisnis Fesyen Anak Ahok (BTP) Sudah Balik Modal

Pemberian Remisi Umum disaksikan Sekretaris Daerah Kabupaten Kotabaru, H Said Akhmad.

"Iya benar ada remisi di Hari Kemerdekaan RI," katanya.

Kasi Pembinaan Narapidana dan Unit Kerja LP Kotabaru, Rudi Hartono, menambahkan, sebenarnya ada 17 orang yang bisa bebas namun karena ada yang masih menjalani kurungan pengganti denda, maka tidak bisa langsung bebas.

Hanya ada 11 orang yang bebas di hari itu juga serta 6 orang jalani subsider.

Rudi juga menyebutkan, narapida yang diusulkan untuk menerima remisi umum tahun 2019 ada sebanyak 674 orang.

Namun yang memenuhi syarat untuk diusulkan hanya sebanyak 521 narapidana.

"SK remisi yang sudah terbit ada sebanyak 514 orang dan SK remisi yang belum terbit masih ada 7 orang," katanya.

Sementara itu, untuk jenis perkara yang diajukan mendapatkan remisi kebanyakan perkara umum, narkotika dan korupsi.

Untuk perkara umum ada sebanyak 382 orang.

Perkara narkotika di atas 5 tahun sesuai dengan PP 99 tahun 2012 ada sebanyak 137 orang.

"Sisanya 2 orang itu dari kasus korupsi. Jadi total keseluruhan ada sebanyak 521 orang yang mendapatkan remisi umum," katanya.

(banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved