Berita Kotabaru

Fakta Polwan-polwan Cantik Masuk Sekolah di Kotabaru, dari Masalah Berita Hoax hingga Obat Terlarang

Memperingati Hari Jadi ke-71 Polisi Wanita (Polwan) yang jatuh pada 1 September mendatang, jajaran Polwan Polres Kotabaru mulai merayakannya.

Fakta Polwan-polwan Cantik Masuk Sekolah di Kotabaru, dari Masalah Berita Hoax hingga Obat Terlarang
Polres Kotabaru
Polwan Kotabaru mengunjungi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kotabaru, Senin (19/8/19) pagi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Memperingati Hari Jadi ke-71 Polisi Wanita (Polwan) yang jatuh pada 1 September mendatang, jajaran Polwan Polres Kotabaru mulai merayakannya.

Kali ini jajaran Polwan Kotabaru punya program di Hari jadinya yakni Polwan Goes To School. Polwan-polwan cantik ini mengunjungi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kotabaru, Senin (19/8/19) pagi.

Dipimpin langsung AKP Lendra Ambarsari SIK bersama sejumlah polwan masuk sekolah. Bahkan saat itu, upacara langsung dipimpin oleh Lendra sebagai Inspektur Upacara.

AKP Lendra membacakan amanat Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia, Irjenpol Dr Eko Indra Heri S, MM. Dihadapan seluruh siswa di upacara senin itu, Polwan cantik ini menyampaikan pesan Keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Baca: Kode CLBK Gading Marten pada Gisella Anastasia Lewat Nyanyian Gempita? Lagu Ini Jadi Perhatian

Baca: BERLANGSUNG! Live Streaming SCTV Timnas Indonesia Vs Myanmar di Piala AFF U-18, Ini Susunan Pemain

Baca: Impian Binaraga Kalsel Berlaga di PON 2020 Papua Puspus Sudah, PABBSI Kalsel Minta Maaf

Pada amanat itu, dia juga menyampaikan terkait perkembangan teknologi informasi saat ini yang berkembang dengan pesat. Dengan menggunakan internet, semuanya bisa dipelajari dengan mudah. Smartphone semuanya bisa menggunakan dengan mudah untuk berkomunikasi dan aktivitas lainnya.

Akan tetapi, menurutnya seiring perkembangan teknologi juga memunculkan dampak negatif yang dapat membahayakan kehidupan manusia. Di antaranya adalah cyber creme, terutama transaksi elektronik yang kian meningkat. Selain itu bisa memunculkan berita hoax atau berita bohong yang bisa membahayakan dan membuat suasana tidak kondusif.

" Di Indonesia sekarang ini tidak sedikit konflik horizontal lantaran viralnya berita hoax. Maka dari itu gunakan teknologi informasi secara bijak dan mafaatkan media sosial untuk menjalin silaturahmi, saling bertukar ilmu pengetahuan, motivasi dan memberikan manfaat, " katanya.

Sebab itu, dia berharap agar siswa siswi sebagai generasi penerus dan harapan bangsa, sebagai pewaris tongkat estapet. Generasi penerus ini yang akan melanjutkan perjuangan, bersaing dengan Bangsa lain. Banyak hal yang harus dilakukan untuk membanggakan orangtua, guru, sekolah, daerah dan Bangsa ini.

" Jangan sekali-kali melakukan perbuatan yang merusak, berbuat kriminalitas, bersentuhan dengan obat-obatan terlarang. Karena akan berpengaruh pada Bangsa dan Negera pada masa mendatang yang merusak diri sendiri, Bangsa dan Negara ini, " tandas Polwan Cantik yang juga menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Kotabaru ini.

(banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved