Berita Regional

Heboh Penangkapan Mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang, Ini Penjelasan Polda Jatim

Sempat heboh soal penangkapan terhadap mahasiswa asal Papua di Surabaya maupun di Malang. Namun Polda Jawa Timur memastikan tidak ada tindakan itu.

Heboh Penangkapan Mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang, Ini Penjelasan Polda Jatim
kompas.com
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SURABAYA - Sempat heboh soal penangkapan terhadap mahasiswa asal Papua di Surabaya maupun di Malang. Namun Polda Jawa Timur memastikan tidak ada tindakan itu.

Para mahasiswa asal Papua tersebut hanya mendapatkan pengamanan dari polisi dalam kondisi tertentu.

"Di Surabaya, kami justru mengamankan mahasiswa Papua, karena jika tidak, akan diserang oleh massa ormas yang kondisinya sudah terprovokasi," ujar Kepala Bidang Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera, Senin (19/8/2019).

Menurut Barung, setelah pengamanan selesai dilakukan, para mahasiswa dipulangkan ke asrama.

Barung mengatakan, polisi juga tidak menemukan unsur pelanggaran pidana tentang pengerusakan simbol negara atau yang lainnya.

Baca: Rusuh di Manokwari Papua Barat, 3 Polisi Luka Karena Lemparan Batu, Polri Turunkan 7 SSK TNI 2 SSK

Baca: Menteri LHK Klaim Kebakaran Hutan di Kalimantan Sudah Menurun, Begini Penjelasan Siti Nurbaya

Baca: Seusai Pamit, Eks Asisten Ashanty Bongkar Sifat Asli Istri Anang Hermansyah, Resiah Lim Dijuluki Ini

"Polisi sampai saat ini belum menemukan unsur yang ditudingkan," kata Barung.

Menurut Barung, hal serupa juga terjadi saat aksi di Kota Malang.

Menurut dia, saat itu polisi justru mengamankan mahasiswa agar terhindar dari amuk warga kota, maupun suporter kesebelasan Arema Malang.

Sebab, saat itu bertepatan dengan pertandingan sepak bola antara Arema Malang dan Persebaya Surabaya.

Saat itu, kelompok mahasiswa asal Papua yang sedang menggelar unjuk rasa di perempatan Rajabali, Kayutangan, Kota Malang, terlibat bentrok dengan warga.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved