Keracunan Massal

Keracunan Massal Ketiga yang Terjadi di Kabupaten Kapuas, Sebelumnya Terjadi di Desa ini

Dua bulan lalu kejadian serupa terjadi di Desa Narahan Kecamatan Pulau Petak Kabupaten Kapuas

Keracunan Massal Ketiga yang Terjadi di Kabupaten Kapuas, Sebelumnya Terjadi di Desa ini
BPost Cetak
BPost edisi cetak Senin (19/8/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KAPUAS - KASUS keracunan massal ini merupakan kali ketiga di 2019 ini di Kabupaten Kapuas.

Dua bulan lalu kejadian serupa terjadi di Desa Narahan Kecamatan Pulau Petak Kabupaten Kapuas.

Kala itu, Kamis (23/5) ratusan warga di Desa Narahan keracunan massal usai menyantap sajian makanan buka puasa bersama yang diadakan di Masjid Nurul Istiqomah, Handel Simpang Aya, Desa Narahan, Kecamatan Pulau Petak.

Sebelumnya lagi, Rabu (1/5) sore, sekitar 40 warga Desa Lamunti Permai (A1) Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas harus mendapat perawatan medis karena diduga keracunan makanan.

Baca: Video Viral Pengibaran Bendera Merah Putih di Depan Pelaminan Pengantin Jadi Paskibra, Ini Faktanya

Baca: Dianggap Robot, Ahot BTP Ungkap Perlakuan Veronica Tan, Luruskan Masalah Puput Nastiti Devi

Baca: 80 Warga Desa Dadahup Mengalami Gejala Keracunan, Diduga karena Makanan

Baca: 5 Hp Paling Laris di Indonesia & Seluruh Negara di Asia Tenggara, Mulai Samsung, Oppo, Redmi & Vivo

Ditengarai itu terjadi setelah menyantap makanan di sebuah hajatan ulang tahun yang diadakan oleh warga di desa tersebut.

Dari peristiwa sebelumnya, pemeriksaan Dinkes Kapuas dan BPOM menyebutkan keracunan disebabkan bakteri Salmonella dan Kokus.

Salmonella sendiri merupakan bakteri yang hidup di bahan makanan mentah seperti daging, telur, dan sayuran segar.

Bakteri ini dapat memengaruhi saluran usus dan dapat menyebabkan masalah serius, seperti dehidrasi berat. Kontaminasi salomonela umumnya memiliki gejala berikut; diare lebih dari 3 hari, nyeri perut, demam, mual dan muntah.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved