Antasari Corner

Lihat Karhutla di Lianganggang, Danrem 101 Antasari Tancap Gas Sepeda Motor dan Turun Padamkan Api

Lihat kepulan asap saat patroli, Danrem 101/Antasari Kol Inf M Syech Ismed langsung tancap gas mengendarai sepeda motor menuju lokasi kepulan asap

Lihat Karhutla di Lianganggang, Danrem 101 Antasari Tancap Gas Sepeda Motor dan Turun Padamkan Api
PENREM 101 ANTASARI BANJARMASIN
PADAMKAN API - Danrem 101 Antasari Banjarmasin, Kol Inf Syech Ismed berusaha memadamkan kobaran api yang membakar lahan di kawasan Lianganggang Kota Banjarbaru, Senin (19/8/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Hujan deras yang mengguyur Kota Banjarmasin, Senin (19/8/2019) siang, ternyata tak sepenuhnya menghentikan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Kalsel. Terbukti, beberapa daerah di Bumi Lambung Mangkurat ini masih terjadi Karhutla.

Bahkan peristiwa kebakaran hutan dan lahan itu terjadi saat Komandan Korem (Danrem) 101 Antasari Banjarmasin, Kol Inf M Syech Ismed yang juga Dansatgas Karhutla Kalsel didampingi Dandim 1006 Martapura, Letkol Inf Siswo dan Kasiops Korem 101 Antasari, Letkol Inf Imam Muhtarom melakukan patroli.

Saat meninjau pos penempatan pasukan satgas di pos 8 kawasan Lianganggang Kota Banjarbaru tepatnya di belakang Kompi A Yonif 623/BWU, Danrem dari kejauhan melihat kepulan asap yang membumbung tinggi.

Secara spontan, Danrem bersama beberapa anggota Babinsa Kodim 1006/Martapura, Yonif 623/Bwu, Sat Brimob Polda Kalsel dan Polsek Landasan Ulin serta anggota BPBD yang berada di Pos 8 langsung tancap gas dengan mengendarai sepeda motor menuju lokasi keplan asap yang membumbung tinggi itu.

Sesampainya di lokasi kejadian, Danrem bersama anggota langsung berusaha pemadaman api di lokasi kebakaran hutan dan lahan menggunakan peralatan seadanya. Untungnya tak lama kemudian, kobaran api berhasil dipadamkan.

Menurutnya, kebakaran tersebut ada dugaan unsur kesengajaan dan saat ini masih dalam proses penyelidikan tim penyidik Karhutla. Pada kesempatan itu, dia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.

Berdasarkan catatan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, sejak Januari hingga 18 Agustus telah terjadi 509 kebakaran hutan dan lahan di Kalsel dengan luas wilayah mencapai 1.271 hektare.

Bahkan pada Senin (19/8) kemarin, terpantau 12 hot spot yang tersebar di Kalsel yang tersebar di Kabupaten Balangan, Kabupaten Banjar, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dan Kabupaten Tanahlaut (Tala).

PADAMKAN API - Danrem 101 Antasari Banjarmasin, Kol Inf Syech Ismed berusaha memadamkan kobaran api yang membakar lahan di kawasan Lianganggang Kota Banjarbaru, Senin (19/8/2019).
PADAMKAN API - Danrem 101 Antasari Banjarmasin, Kol Inf Syech Ismed berusaha memadamkan kobaran api yang membakar lahan di kawasan Lianganggang Kota Banjarbaru, Senin (19/8/2019). (PENREM 101 ANTASARI BANJARMASIN)

Hampir setiap hari terekam ada titik hot spot. Untuk menginformasikan kepada warga terkait kebakaran hutan dan lahan agar selalu mewaspadai dan berhati-hati, BPBD Kalsel membuat terobosan baru dengan menyebarkan Sort Message Service (SMS) Broadcast akan hal itu.

Setiap satu kali sms menyebar kepada 2000 orang. Dan target tahun ini disebar sebanyak 150 ribu SMS. (coi/*)

Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved