Berita Banjarmasin

Perda Tentang Pembentukan Dana Cadangan Penyelenggaraan Pilgub dan Wagub Kalsel Akhirnya Disahkan

Setelah sempat agak terlambat akibat menunggu fasilitasi di Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), Peraturan Daerah (Perda) Tentang Pembentukan Dana

Perda Tentang Pembentukan Dana Cadangan Penyelenggaraan Pilgub dan Wagub Kalsel Akhirnya Disahkan
banjarmasinpost.co.id/acm
Penandatangaan Pengesahan Perda Dana Cadangan Pilkada Kalsel oleh Wagub Kalsel dan Ketua DPRD Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Setelah sempat agak terlambat akibat menunggu fasilitasi di Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), Peraturan Daerah (Perda) Tentang Pembentukan Dana Cadangan Penyelenggaraan Pilgub dan Wagub Provinsi Kalsel disahkan, Senin (19/8/2019).

Pengesahan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) ini dilaksanakan dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalsel di Ruang Rapat Paripurna H Mansyah Addrian Gedung Kantor DPRD Provinsi Kalsel.

Pengesahan ditandai dengan penandatanganan pengesahan Perda oleh Wakil Gubernur Kalsel, H Rudy Resnawan dan Ketua DPRD Provinsi Kalsel, H Burhanuddin serta para Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel.

Dengan demikian sah sudah landasan hukum bagi Pemerintah Provinsi Kalsel untuk cadangkan dana Pilgub dan Wakil Gubernur Kalsel yang akan dihelat Tahun 2020 mendatang.

Dijelaskan Ketua Panitia Khusus Raperda Tentang Pembentukan Dana Cadangan Penyelenggaraan Pilgub dan Wagub Provinsi Kalsel, Ilham Noor, dalam Perda ini ditetapkan dana yang dicadangkan sebesar Rp 150 miliar.

Baca: Diwarisi Perusahaan Ririn Ekawati Tak Menerimanya, Sahabat Ashanty dan Ussy Sulistiawaty Pilih ini

Baca: Aksi Kriss Hatta Saat Barbie Kumalasari Jenguk di Tahanan Buat Galih Ginanjar Lontarkan Ini

Baca: Salmafina Sunan Datangi Polres Metro Jakarta Barat Ditemani Sunan Kalijaga, Kabar Mantan Taqy Malik

Dana tersebut nantinya digunakan untuk mendanai pelaksanaan Pilgub dan Wakil Gubernur Kalsel Tahun 2020 baik penyelenggaraan teknis oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalsel mauoun penyelenggaraan pengawasan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalsel.

Walaupun sudah disahkan dan dicadangkan dalam Perubahan APBD Kalsel Tahun Anggaran (TA) 2019, namun menurut Ilham dana cadangan tersebut baru akan bisa dicairkan paling cepat pada Bulan Januari 2020 mendatang.

Sedangkan untuk hal-hal yang menyangkut pengaturan teknis termasuk pencairan dana cadangan akan dijabarkan melalui Peraturan Gubernur atau Keputusan Gubernur.

"Sekarang tinggal tahapan dari Pelaksana yang akan lakukan kegiatan sesuai jadwal yang ditentukan KPU RI," kata Ilham.

Ilham berharap Pelaksana termasuk KPU dan Bawaslu Provinsi Kalsel dapat memanfaatkan dana cadangan tersebut sebagaimana mestinya demi kelancaran Pilgub dan Wakil Gubernur tahun depan.

Angka Rp 150 miliar tersebut merupakan sebagian dari rencana pengalokasian dana oleh Pemerintah Provinsi Kalsel yang diambil dari APBD Provinsi Kalsel untuk danai Pilgub dan Wakil Gubernur Kalsel Tahun 2020 sebesar Rp 210 miliar.

Sisa alokasi dana yang belum diatur melalui Perda tersebut yaitu sebesar Rp 60 miliar rencananya akan dialokasikan dalam APBD murni Kalsel TA 2020 mendatang. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved