Berita Kalteng

Relawan PKS Bagikan Seribu Masker Gratis Dipinggiran Jalan Kota Palangkaraya

Sudah hampir sebulan ini, kebakaran lahan yang terjadi secara sporadis di Kota Palangkaraya belum juga bisa ditanggulangi, kabut asap

Relawan PKS Bagikan Seribu Masker Gratis Dipinggiran Jalan Kota Palangkaraya
Relawan PKS Kalteng
Pembagian masker gratis oleh relawan PKS Kalteng 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA – Sudah hampir sebulan ini, kebakaran lahan yang terjadi secara sporadis di Kota Palangkaraya belum juga bisa ditanggulangi, kabut asap dampak kebakaran lahan pun makin parah.

Ini menggugah berbagai kalangan untuk membantu masyarakat agar kabut asap tidak menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan warga.

Salah satunya yang dilakukan Relawan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Tengah yang membagikan seribu masker secara gratis kepada warga.

Relawan PKS di Kalimantan Tengah, selain melakukan upaya pemadaman ke beberapa lokasi kebakaran lahan, juga membagikan 1.000 masker N 95 gratis kepada warga di Kota Palangkaraya, Senin (19/8/2019).

Baca: Penyebab Chacha Frederica Tak Diundang di Pertunangan Jessica Iskandar & Richard Kyle Terungkap

Baca: Penyakit Fairuz A Rafiq Tertungkap, Imbas Ulah Galih Ginanjar, Rey Utami & Barbie Kumalasari Cs?

Baca: Rintihan Kesakitan Cut Meyriska Seusai Nikahi Roger Danuarta Menyeruak, Pengantin Baru Ngaku Nyerah

Baca: Film Midsommar Gagal Tayang di Bioskop Indonesia, Benarkah Karena Tak Lulus Sensor?

Pembagian masker gratis kepada pengguna jalan yang melintas di kawasan George Obos, tepatnya di depan kantor DPW PKS Kalteng mendapat tanggapan positif dari kalangan masyarakat.

"Syukur Alhamdulilah hari ada pembagian masker, karena asapnya belum cuga hilang," ujar Ucu, warga Palangkaraya.

H. Heru Hidayat, Ketua Umum DPW PKS Kalteng, mengatakan, pembagian masker N 95 tersebut untuk pencegahan dan mengantisipasi terjadinya penyakit ISPA yang disebabkan asap kebakaran hutan dan lahan yang kini marak terjadi.

“Dalam beberapa hari ini kondisi asap mulai tampak dan kita harus membantu meminimalisir dengan penggunaan masker,” katanya.

Pencemaran udara akibat kabut asap, lanjut Heru, sangat rentan memicu penyakit ISPA, terutama bagi anak-anak maupun orang yang memiliki riwayat penyakit asma, serta masyarakat yang beraktivitas tinggi di luar rumah.

“Makanya sasaran utama kita adalah anak-anak pelajar dan masyarakat yang bekerja di lapangan. Mudah-mudahan tidak ada warga yang terserang ISPA,” harapnya.

Dijelaskan Heru, pembagian masker akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan dan kondisi alam.

Jika memang dipandang perlu, maka PKS akan kembali membagikan masker di masyarakat.

“Untuk tahap pertama ini kami bagikan dulu sekitar 1.000 masker jenis N 95. Secara keseluruhan, sewaktu-waktu stok masker bisa kita ditambah sesuai kebutuhan masyarakat,” tandasnya.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved