Selebrita

Rich Brian Mengaku Salah Menafsirkan Soal Sopan Santun di Indonesia, 'Kurang Berani, Kayak Dipendam'

Penyanyi rap asal Indonesia, Rich Brian, mengakui bahwa kultur Amerika Serikat mengubah pandangan hidupnya.

Rich Brian Mengaku Salah Menafsirkan Soal Sopan Santun di Indonesia, 'Kurang Berani, Kayak Dipendam'
KOMPAS.com/ANDIKA ADITIA
Rapper Rich Brian dalam pameran The Sailor Experience di Gudang Gambar, kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (7/8/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Penyanyi rap asal Indonesia, Rich Brian, mengakui bahwa kultur Amerika Serikat mengubah pandangan hidupnya.

Brian tinggal di AS karena memilih berkarier di industri musik negeri Paman Sam tersebut.

Saat berbincang dengan Kompas.com di Gudang Gambar, Cipete, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu, Brian mengatakan, ia banyak belajar tentang bagaimana agar berani dan cara mengambil sikap.

"Sejak saya tur di AS saya belajar... Ada orang-orang yang lebih konfrontatif. Kayak kalau enggak suka apa (sesuatu) langsung ngomong," kata Brian.

Baca: Keluar Rumah Tanpa Celana & No Make Up, Inilah Gaya Terbaru Kendall Jenner saat Suhu Makin Panas

Baca: Aksi Kriss Hatta Saat Barbie Kumalasari Jenguk di Tahanan Buat Galih Ginanjar Lontarkan Ini

Baca: LINK Live Streaming Timnas U-18 Indonesia vs Myanmar, Siaran Langsung SCTV Piala AFF U18 2019

Saat tinggal di Indonesia, Brian mengaku tidak terlalu berani untuk mengungkap akan suatu hal yang mengganjal. Brian berujar, sopan santun amat dijunjung tinggi sekali di Indonesia.

Celakanya, Brian kadang salah menafsirkannya.

"Saya kalau di Indonesia itu diajarinnya sopan santun, kayak kurang berani kalau ngomong ada apa gitu. Kadang-kadang kurang berani ngomong, kayak dipendam," kata Brian.

Namun, Brian mulai memberanikan diri untuk mengambil sikap. Ia tidak mau kelemahannya tersebut menjadi benalu untuk karier ke depannya.

Hal itu terjadi dari pengalaman Brian selama menjalani tur musiknya di sejumlah kota-kota besar di AS. Misalnya, kata Brian, saat selesai tur di salah satu kota, pastinya tim akan melakukan evaluasi.

Dalam evaluasi tersebut, kata Brian, keterbukaan antara kru, manajemen, hingga para artis benar-benar membuat pandangannya menjadi terbuka. Mereka, kata Brian, bisa berkata apa saja demi kebaikan ke depannya.

"Kayak argumen sama orang-orang lain. Lihat itu kayak membuka mata banget. Ini kultur beda banget sama di Indonesia. Kayaknya orang-orang di sana lebih... Menurut saya sih yang saya ambil dari sisi positifnya selama perjalanan saya di AS, orang-orang berani untuk menjadi diri sendiri," sambung Brian.

"Saya melihat banyak orang yang enggak takut di-judge sama orang lain. Orang-orang di sana (Amerika) lebih berani," kata dia.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved