Berita Kotabaru

Saat Krisis Air Bersih Melanda, Hujan Turun dan DAM di Kotabaru Mulai Terisi Air

Masih disuasana Hari Kemerdekaan RI ke 74, berkah turun dari langit. Pasalnya, hujan sudah mulai mengguyur Kabupaten Kotabaru

Saat Krisis Air Bersih Melanda, Hujan Turun dan DAM di Kotabaru Mulai Terisi Air
Istimewa
Bupati Kotabaru Tinjau Dam Darurat di Tirawan yang dibuat jajarannya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Masih disuasana Hari Kemerdekaan RI ke 74, berkah turun dari langit. Pasalnya, hujan sudah mulai mengguyur Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan.

Berkah hujan itu akhirnya sedikit membuat jajaran PDAM Kotabaru mulai mendapatkan kabar baik. Ditengah krisis air yang sudah melanda Kotabaru akibat satu bulan lebih tak ada hujan, sejumlah DAM mengering.

Namun berkah hujan yang turun di hari Kemerdekaan dan Senin (19/8/19) pagi, membuat sejumlah DAM mulai terisi air lagi. Meski tidak semuanya, namun setidaknya bisa lebih baik.

Baca: Impian Binaraga Kalsel Berlaga di PON 2020 Papua Puspus Sudah, PABBSI Kalsel Minta Maaf

Baca: Kode CLBK Gading Marten pada Gisella Anastasia Lewat Nyanyian Gempita? Lagu Ini Jadi Perhatian

Baca: BERLANGSUNG! Live Streaming SCTV Timnas Indonesia Vs Myanmar di Piala AFF U-18, Ini Susunan Pemain

" Alhamdulillah, dengan turunnya hujan beberapa hari ini, cukup membantu. Sebagian air baku sudah ada yang terisi meski tidak signifikan. Kalau terus bertambah, tidak ada lagi distribusi bergilir, " kata Humas PDAM Kotabaru, Syarwani, Kamis (19/8/19).

Dia mengatakan hujan yang turun hari ini cukup membantu. Karena sebagian air baku bertambah di beberapa tempat. Sementara di embung Tirawan yang sebelumnya jebol dan sudah dibikinkan DAM masih kering dampak dari kemarau ini.

" Semoga saja air baku kembali terisi sehingga distribusi air bersih kembali lancar, " katanya.

Sementara itu, Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, sebelumnya melakukan pengecekan IPA Tirawan untuk melihat langsung keadaan Dam yang dibuat oleh PDAM Kotabaru secara bergotong royong untuk menampung debit air pada Sabtu (17/8/19) kemarin.

Peninjauan itu dilakukan karena belakangan ini ketersedian air baku di Kotabaru terus menipis. Sejumlah waduk dn DAM terus mengering dampak kemarau. Namun, H Sayed Jafar mengapresiasi atas apa yang telah dilakukan oleh PDAM Kotabaru, guna memberikan pelayanan kepada masyarakat.

" Saat ini kan dam yang dibuat hanya bersifat darurat. Haraoannya kita akan buat secara permanen sehingga debit air yang didapat bisa lebih banyak, " tuturnya.

Sebelumnya, tim PDAM Kotabaru telah melakukan survei untuk mencari aliran air agar tetap bisa melayani para pelanggan PDAM.

(banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved