Berita Tanahlaut

Korban Kebakaran Batibati Harapkan Bantuan Pemkab Tanahlaut, 6 Rumah Rata dengan Tanah

Enam rumah itu sudah rata dengan tanah. Para korban musibah kebakaran berharap bantuan Pemerintah Kabupaten Tanahlaut.

Korban Kebakaran Batibati Harapkan Bantuan Pemkab Tanahlaut, 6 Rumah Rata dengan Tanah
Kolase BPost
Kebakaran di Gang Hijrah Kecamatan Batibati 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Pascamusibah kebakaran permukiman yang menimpa warga Gang Hijrah, Desa Batibati, Kecamatan Batibati, Kabupaten Tanahlaut, Provinsi Kalimantan Selatan, menyisakan duka mendalam bagi para korban.

Tokoh masyarakat Desa Batibati, Musmulyadi menghubungi reporter Banjarmasinpost.co.id, Selasa (20/8/2019) menjelaskan ada enam rumah tinggal yang terdampak musibah kebakaran.

Enam rumah itu sudah rata dengan tanah. Para korban musibah kebakaran berharap bantuan Pemerintah Kabupaten Tanahlaut.

Korban mengungsi ke rumah tetangga dan kerabat terdekat yang tidak jauh dari lokasi kebakaran.

Musmulyadi menduga asal mula kebakaran diduga dari korsleting listrik di satu rumah milik Ramang.

Baca: Rusuh di Sorong, Massa Merusak Fasilitas Umum, Menutup Jalan dan Menyerang Kantor Polisi

Rumah Ramang disewakan itu ditinggal sebenarnya oleh penyewa membeli sebungkus rokok di luar Gang.

Tetangga rumah sewa melihat asap putih muncul dan mendobrak pintu rumah sewa itu, kobaran api sudah membesar.

"Api yang dilihat saksi itu sekitar pukul 21.30 Wita. Api membesar sekitar pukul 22.00 Wita. Jadi setengah jam itu kobaran api sudah besar," kata Musmulyadi.

Peristiwa kebakaran itu teratasi, ungkap Musmulyadi setelah 18 unit Damkar dari Pelaihari, Banjarbaru, Banjarmasin dan Martapura membantu upaya pemadaman BPK Batibati.

Musmulyadi melihat hanya Parsi, korban kebakaran yang berhasil menyelamatkan usahanya jasa permainan odong-odong dan kendaraan.

Baca: Diresmikan Megawati, Jembatan Kahayan Penghubung Palangkaraya ke Sejumlah Kabupaten di DAS Barito

Selebihnya para korban tak berhasil menyelamatkan harta benda dan dokumen kependudukan mereka karena panik.

Musmulyadi menjelaskan musibah kebakaran rumah terakhir terjadi di Gang Melati Desa Batibati, Kecamatan Batibati yang menelan tiga rumah pada 2015 lalu.

"Harapan saya Pemerintah Kabupaten Tanahlaut bersimpati membantu para korban musibah kebakaran.

Warga sudah menggelar donasi untuk para korban. Itu tidak cukup tanpa bantuan Pemerintah Kabupaten Tanahlaut," kata mantan Kepala Desa Batibati ini. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved