Berita Batola

Korban Tabrakan di Puntik Diduga Menabrak Truk, Arifin Tewas di Tempat dengan Kondisi Begini

Kecelakaan lalulintas yang terjadi di Desa Puntik Ray 7, Kecamatan Belawang, Kabupaten Batola, Selasa (20/8/2019) pagi sekitar pukul 06.00 Wita

Korban Tabrakan di Puntik Diduga Menabrak Truk, Arifin Tewas di Tempat dengan Kondisi Begini
banjarmasinpost.co.id/jumadi
ibu korban tabrakan Arifin (28), bernama Ifi (53), pada saat berada di Kamar Mayat RSUD Ulin Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Kecelakaan lalulintas yang terjadi di Desa Puntik Ray 7, Kecamatan Belawang, Kabupaten Batola, Selasa (20/8/2019) pagi sekitar pukul 06.00 Wita, diduga motor yang digunakan korban Arifin (28) menabrak truk dari arah berlawanan.

Deni, warga sekitar saat ditemui di Ruang Kamar Mayat RSUD Ulin Banjarmasin menyebutkan, insiden terjadi masih suasana gelap sekitar pukul 06.00 Wita.

Dia semula tak mengira kalau korban adalah temannya dan masih bertetangga.

"Pada saat saya mengendarai sepeda motor menuju ke Banjarmasin, korban sudah tidak ada lagi. Tetapi saya masih mengenali jenis sepeda motornya. Sebab saya ikut mengantar membeli sepeda motor ke diler," ungkapnya.

Baca: Gaji Bakal Naik? Pekerjaan Pertama Merry Setelah Kembali pada Raffi Ahmad & Nagita Slavina Terungkap

Baca: Saat Ramai Kehamilan Istri Ahok BTP, Puput Nastiti Devi, Veronica Tan Justru Digadang Jadi Pejabat

Baca: Penampakan Perut Buncit Putri Mulan Jameela Pernah Bikin Heboh, Kini Tiarani Savitri Disorot Lagi

Sumber di lapangan menyebutkan, tabrakan itu melibatkan sebuah truk yang berlawanan arah.

Sebab dari kerusakan motor korban mengalami rusak patah di bagian lampu depan.

Kemudian bagian depan truk penyok, dan sopirnya mengalami luka di bagian kaki, akibat terkena pijakan pedal gas truk.

Sopir truk bernama Abu Yajid (30), warga Simpang Nungki, Kecamatan Marabahan, Batola.

Korban tewas di tempat kejadian perkara atau TKP, bagian kepala korban pecah, kedua kakinya patah.

Jenazah korban sempat ditutup daun pisang, kemudian korban dievakuasi ke RSUD Ulin Banjarmasin setelah jajaran Satlantas Polres Batola Datang.

Keterangan saksi Sehran (28), yang juga teman korban, ketika ditemui di kamar mayat RSUD Ulin Banjarmasin, selama ini almarhum bekerja di Pangkalanbun, Kalteng.

Almarhum berada di rumah masih libur dan rencananya almarhum Kamis (22/8/2019) mau ke Pangkalanbun untuk bekerja, di salah satu proyek pembuatan jembatan di Pangkalanbun. (banjaermasinpost.co.id/jumadi)

Penulis: Jumadi
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved