Pilkada 2020

KPU Kalsel Sayembarakan Logo, Motto dan Jingle Pilkada Kalsel 2020, Begini Kriteria yang Diinginkan

Sayembara logo, motto dan jingle Pilkada Kalsel 2020 akan dilaksanakan dan ditargetkan diluncurkan Bulan Desember Tahun 2019 ini.

KPU Kalsel Sayembarakan Logo, Motto dan Jingle Pilkada Kalsel 2020, Begini Kriteria yang Diinginkan
banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Aktivitas para seniman peserta lomba mural yang digelar KPU Kalsel, Rabu (27/2/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama tujuh Kabupaten/Kota di dalamnya akan menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak Tahun 2020 mendatang.

Berkaca dari Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 lalu di Kalsel yang tergolong sukses dari aspek partisipasi Pemilih yaitu mencapai 80 persen, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalsel inginkan partisipasi Pemilih pada Pilkada 2020 lebih baik lagi.

Berbagai upaya termasuk salah satunya menentukan logo, motto dan jingle Pilkada Kalsel 2020 akan dilaksanakan dan ditargetkan diluncurkan Bulan Desember Tahun 2019 ini.

Dijelaskan Ketua KPU Provinsi Kalsel, Sarmuji, seperti Pilkada Tahun 2015 lalu, pihaknya akan menggelar sayembara pembuatan logo, motto dan jingle untuk Pilkada 2020.

Baca: 270 Ribu Orang Meninggal Akibat Kanker, Kader PKK Diajak Kenali Bahaya Kanker Serviks dan Payudara

Baca: VIDEO Patrich Wanggai Kena Prank Kartu Merah Wasit Laga Persija vs Kalteng Putra, Skor Akhir 3-0

Baca: Berkelok dan Menanjak, Begini Tanjakan Baharu di Kotabaru yang Bikin Truk Sering Terbalik

Baca: SESAAT LAGI! Cara Live Streaming Badak Lampung FC vs Persebaya Liga 1 2019, Siaran Langsung Indosiar

Terbuka untuk umum, KPU Provinsi Kalsel Bersama tokoh-tokoh seniman dan Daerah Kalsel akan menjadi juri sayembara ini.

Nantinya logo, motto dan jingle terbaik dan sesuai dengan tema Pilkada Kalsel 2020 akan dipilih dan menjadi alat sosialisasi Pilkada 2020.

Selain itu, logo, motto dan jingle yang diinginkan harus dapat menarik dan menggugah minat Pemilih baik kalangan Pemilih senior maupun Pemilih pemula termasuk kalangan milenial untuk datang ke TPS dan salurkan hak suaranya.

Proses ini juga akan dilakukan oleh masing-masing KPU di setiap daerah Pelaksana Pilkada Serentak Tahun 2020.

Kesesuaian logo, motto dan jingle dengan karakteristik dan budaya daerah masing-masing diprediksi bisa lebih menarik bagi Pemilih di setiap daerah.

"Sayembara rencananya akan dimulai antara Bulan September atau Oktober dan di launching Bulan Desember 2019," kata Sarmuji.

Ia berharap cara ini akan efektif genjot tingkat partisipasi Pemilih Kalsel dalam ajang Pemilihan Kepala Daerah lima tahunan ini.

Pasalnya, pada Pilkada Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Kalsel sebelumnya di Tahun 2015, tingkat partisipasi Pemilih dinilai cukup menyedihkan yang hanya mencapai angka kurang lebih 67 persen dari total Pemilih sebanyak 2.848.478 orang.

Baca: Ditinggalkan Pedagang, Lantai II Pasar Tanjung Sepi Pengunjung, Sahrudin Keluhkan Jahitan Sepi

Baca: Lagi, Satpol PP Banjarbaru Amankan Pasangan Bukan Suami Isteri di Penginapan Kilometer 33

Baca: Gerebek Tempat Penjualan Narkoba di Jalan Murjani, Polisi Temukan loket Transaksi Sabu

Apalagi pada Pilkada 2020 mendatang pihaknya memprediksi jumlah Pemilih di Kalsel akan lebih banyak baik dibanding jumlah Pemilih pada Pilkada Kalsel 2015 maupun Pemilu Kalsel 2019.

Sarmuji nyatakan pihaknya sudah mulai lakukan persiapan pemutakhiran data dan tinggal mencocokkan dengan data Kependudukan milik Pemerintah Daerah. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved