Berita Kabupaten Banjar

Tiga Jam Jalani Operasi Kedua di RSUD Ulin, Begini Kondisi Bayi Kulit Melepuh dari dari Aluhaluh

Pelan tapi pasti kondisi Jihan Aulia, bayi kulit melepuh dari Desa Podok, Kecamatan Aluhaluh, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Tiga Jam Jalani Operasi Kedua di RSUD Ulin, Begini Kondisi Bayi Kulit Melepuh dari dari Aluhaluh
ist/Nurul Habibah untuk Banjarmasinpost.co.id
PULAS -┬áNurul Habibah (kedua kiri) bersama relawan FKMKB lainnya menjenguk Jihan Aulia (8 bulan) pascaoperasi kedua, Enin (19_8) siang. Balita malang ini tampak tertidur pulas. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pelan tapi pasti kondisi Jihan Aulia, bayi kulit melepuh dari Desa Podok, Kecamatan Aluhaluh, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), berangsur membaik.

Luka serius pada kulit wajah hingga punggung belakangnya kini mulai mengering. Apalagi bayi perempuan berusia delapan itu terus mendapat penanganan intensif di Rumah Sakit Umum (RSUD) Ulin, Banjarmasin.

Anak ketiga (bungsu) Abdul Muhid, warga RT 01 Desa Podok itu, telah menjalani operasi kedua, Senin (19/08/2019) siang. Tindakan medis itu berlangsung sekitar tiga jam lamanya.

"Alhamdulilah operasi yang kedua kemarin terlaksana secara lancar. Kata dokter, luka bakarnya tinggal tujuh persen aja lagi," tutur Nurul Habiibah, relawan dari Forum Komunikasi Mahasiswa Kabupaten Banjar (FKMKB), Selasa (20/08/2019).

Baca: Mantan Suami Dewi Sandra, Glenn Fredly Jatuh Kepelukan Penyanyi Dangdut Mutia Ayu, 2 Bulan Persiapan

Ia menuturkan operasi kedua tersebut berlangsung sejak pukul 10.00 Wita hingga 13.00 Wita. "Pascaoperasi, kami menjenguk dan saat itu Jihan tertidur pulas karena sehari sebelumnya tak bisa tidur," tandas Nurul.

Sejak awal hingga kini, relawan FKMKB terus melakukan pendampingan. Termasuk membantu mencarikan donatur untuk membantu biaya pengobatan balita malang itu.

Dibutuhkan biaya yang lumayan besar untuk pengobatan kulit melepuh Jihan yang cukup parah tersebut. Pada operasi pertama pasa Senin (12/08/2019) lalu saja biayanya sebesar Rp 25 juta. Sementara itu orangtua Jihan Aulia tak memiliki kartu BPJS.

Abdul Muhid, ayah Jihan, cuma berprofesi sebagai buruh tani di Desa Podok. Penghasilan lelaki 37 tahun yang tak pernah sekolah ini hanya paspasan untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari, sementara anak yang ditanggungnya tiga orang. Sang istri, Masnah (34), cuma ibu rumah tangga.

Baca: Komplotan Becak Hantu Digulung Polisi, 4 Kembali Pelaku Dibekuk, Total Sudah 27 Anggota Ditangkap

Karena itu empati terus berdatangan. Karang Taruna Muberasi Desa Podok pun langsung turun ke lapangan menggalang dana kemanusiaan untuk biaya pengobatan Jihan Aulia.

Aksi itu berhasil menghimpun dana sebesar Rp 3.248.800. Pada Rabu (14/08/2019) kemarin telah diserahkan setangan oleh Ahmad Kamil (ketua Muberasi) kepada Abdul Muhid di RSU Ulin. Sebelum berangkat ke RSU Ulin, Kamil lebih dulu memberikan santunan kepada anak sulung Muhid, Abilia (14), di Desa Podok.

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved