Berita Olahraga

Wakil Ketua KONI Kalsel Dukung Gagasan Kemenpora Pelaksanaan PON Dua 2 Tahun Sekal

- Wacana pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) menjadi dua tahun sekali yang digagas Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik

Wakil Ketua KONI Kalsel Dukung Gagasan Kemenpora Pelaksanaan PON Dua 2 Tahun Sekal
banjarmasinpost.co.id/burhani yunus
Wakil Ketua KONI Kalsel HM Welny 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Wacana pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) menjadi dua tahun sekali yang digagas Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia mendapat dukungan dari Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Kalimantan Selatan.

Wakil ketua KONI Kalsel, Muhammad Welny mengatakan dengan lebih cepatnya digelar PON maka ada kesempatan dari provinsi untuk menjadi tuan rumah secara bergantian.

"Saat ini kan banyak yang ingin jadi tuan rumah PON. Kalau menunggu empat tahun terlalu lama kalau dua tahun jadi ada kesempatan menjadi tuan rumah," sebut dia.

Baca: Film Gundala Berikan Pengalaman Pertama Bagi Penonton, Ini Kata Sang Sutradara, Joko Anwar

Baca: Persaingan Luna Maya dan Syahrini Istri Reino Barack Berlanjut, Giliran Publik Tentukan Pemenang

Baca: Sebabkan Kebutaan Nomor 2 di Indonesia, Ini 7 Faktor Risiko Glaukoma yang Wajib Dikenali

Baca: Momen Terakhir Istri SBY, Ani Yudhoyono di Ultah Putri Annisa Pohan Diungkap, Istri AHY Tulis Ini

Kalimantan Selatan yang sebelumnya berhasrat ingin mengajukan diri sebagai host penyelenggara event olaharaga terakbar Tanah Air ini pun akan mendapat kesempatan lebih luas.

Lalu apakah Kalsel akan mengajukan diri lagi jadi tuan rumah, Welny mengaku menunggu arahan dari pemerintah daerah dalam hal ini gubernur Kalsel Sahbirin Noor.

"Jika gubernur ingin Kalsel jadi tuan rumah pelaksanan PON, KONI Kalsel akan dengan penuh memberikan dukungan," kata Welny.

Percepatan penyelenggaraan PON juga akan semakin memberi kesempatan luas kepada atlet-atlet Indonesia untuk menunjukkan prestasinya.

Sebelumnya Kemenpora Imam Nahrowi berencana memberlakukan aturan baru terkait percepatan pelaksanaan event olahraga terakbar di tanah air yakni

Selama ini PON dilaksanakan setiap empat tahun sekali, dan hanya satu provinsi yang menjadi tuan rumah.

Ke depan, Kemenpora akan menetapkan aturan mengenai dipercepatnya penyelenggaraan PON menjadi setiap dua tahun sekali, yang akan dimulai dari tahun 2022.

Menpora juga menilai pelaksanaan PON dua tahun sekali dengan melibatkan dua daerah akan membantu percepatan pembangunan infrastruktur di daerah.

banjarmasinpost/khairil rahim

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved