RSUD Sultan Suriansyah

Anggaran Rencana Pembangunan Insinerator Beserta Dokumen Amdal Sekitar Rp 6 Miliar

Kabid Pengawasan Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Banjarmasin, Wahyu Hardi Cahyono, saat dikonfimasi rencana pembangunan insinerator di kawasan TPA

Anggaran Rencana Pembangunan Insinerator Beserta Dokumen Amdal Sekitar Rp 6 Miliar
BPost Cetak
Blitz edisi cetak Rabu (21/8/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kabid Pengawasan Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Banjarmasin, Wahyu Hardi Cahyono, saat dikonfimasi rencana pembangunan insinerator di kawasan TPA Basirih masih tahapan pembuatan dokumen di visibility study.

“Perlu diketahui membangun alat pemusnah limbah medis Pemko Banjarmasin harus membuat dokumen Amdal terlebih dahulu. Nah dokumen Amdal sendiri pembahasan anggarannya di tahun APBD 2020,” tegas Wahyu.

Dipaparkan Wahyu, anggaran rencana pembangunan alat pemusnah limbah medis beserta dokumen Amdal itu direncanakan sekitar Rp 6 miliar.

Alat pemusnah limbah medis tak ada pilihan tempat lain selain di TPA Basirih.

“Kan aset kita di TPA Basirih,” katanya.

Baca: Jan Ethes Ternyata Sudah Tahu Bakal Punya Adik, Presiden Jokowi Sebentar Lagi Bakal Nambah Cucu

Baca: #SaveSpiderman Trending Twitter di Dunia Usai Spider-Man Keluar dari MCU, Tom Holland Ungkap Ini

Baca: Upaya Baru Pengacara Rey Utami-Pablo Benua Jerat Hotman Paris Pasca Laporan Farhat Abbas, Narkoba?

Dijelaskannya, jika jasa pengumpul LB3 medis itu ada persyaratan pembangunannya, bangunannya itu radius minimal 50 meter keliling dari pemukiman.

Pembangunan alat pemusnah limbah medis tentu akan dimulai setelah Amdal dan izin lingkungan.

“Untuk izin Amdal atau izin lingkungan dari Kementerian Linkungan Hidup,” katanya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin, Mukhyar mengatakan, untuk rencana pembangunan insinerator atau alat pemusnah limbah medis itu ada di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), bukan dinas LH.

“Meski ada rencana pembangunan insinerator di tempat pembuangan akhir ( TPA) Basirih, pihak yang membangun alat tersebut itu di PUPR, bukan Dinas LH,” tegasnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved