Berita Tapin

Dandim 1010 Rantau Ingatkan Satgas Karhutla Libatkan Warga dan Utamakan Keselamatan

Komandam Kodim 1010 Rantau Letkol Inf Rio Neswan pagi sekali berkeliling posko Satgas Karhulta di dua kecamatan, Rabu (21/8/2019).

Dandim 1010 Rantau Ingatkan Satgas Karhutla Libatkan Warga dan Utamakan Keselamatan
HO/BPBD Tapin
Dandim 1010 Rantau Letkol Inf Rio Neswan mengunjungi Satgas Karhutla di Candi Laras Selatan agar melibatkan peran serta masyarakat dan mengutamakan keselamatan saat melakukan pemadaman karhutla, Rabu (21/8/2019). 

BANJARMASINPOST.CO ID, RANTAU - Komandam Kodim 1010 Rantau Letkol Inf Rio Neswan pagi sekali berkeliling posko Satgas Karhulta di dua kecamatan, Rabu (21/8/2019).

"Saya melihat sekitar pukul 08.30 Wita di wilayah Desa Masta Kecamatan Bakarangan masih berkabut. Kabut itu dampak dari kebakaran lahan sehari sebelumnya," katanya dikonfirmasi reporter Banjarmasinpost.co.id.

Letkol Inf Rio Neswan mengaku memantau kinerja anggotanya di Kecamatan Bakarangan dan Kecamatan Candi Laras Selatan.

Kunjungan itu sekaligus mengingatkan anggota Satgas Karhutla agar selalu melibatkan peran serta warga masyarakat dalam upaya sosialiasi pencegahan dan pemadaman kebakaran lahan.

Letkol Inf Rio Neswan mengingatkan anggotanya saat melakukan pemadaman lebih mengutamakan keselamatan diri.

Baca: 6 Petugas BPBD Kalsel Terjebak Api Kebakaran Lahan di Batola, Petugas Kerahkan Heli Water Bombing

Tujuannya agar tidak terulang peristiwa seperti kasus yang dialami enam anggota BPBD Kabupaten Barito Kuala yang terjebak kebakaran lahan.

Letkol Inf Rio Neswan mengaku sejumlah kendala dialami Satgas Karhutla seperti tidak akses menuju lokasi titik kebakaran lahan yang berada di kejauhan sehingga memerlukan bantuan water booming.

Kemudian ketersediaan sumber air untuk pemadaman bagian dari kendala di lapangan. Itu karena cuaca kemarau dan arah angin yang selalu berubah-ubah.

"Saya mendengar dari tahun sebelumnya, sejak Juni hingga Agustus ini titik hotspot di Kabupaten Tapin hanya belasan. Artinya sehari itu hanya satu atau dua titik. Tahun sebelumnya justru titik hot spot mencapai puluhan," ujarnya.

Sosialiasi pencegahan dan penanggulangan Karhutla di Kabupaten Tapin, dinilai Letkol Inf Rio Neswan sudah lumayan dan akan sempurna apabila melibatkan masyarakat.

Baca: 6 Petugas Pemadam yang Sempat Terjebak Api Karhutla di Batola Berhasil Dievakuasi Tim BPBD

"Saya meminta satgas Karhutla di Tapin secara proaktif melakukan sosialiasi dan penanggulangan bersama warga setempat. Tukuannya agar mereka merasakan juga susahnya memadamkan kebakaran lahan," katanya.

Khairani, Kepala Seksi Kesiapsiagaan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tapin mengaku kebakaran lahan dan hutan dapat ditekan dengan sosialiasi bahaya kebakaran lahan kepada masyarakat.

"Kuncinya disosialiasi pencegahan kebakaran lahan itu dan keterlibatan masyarakat bersama melakukan pemadaman akan berhasil menekan luasnya lahan yang terbakar," katanya. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved