Berita Kabupaten Banjar

Institusi Lintas Sektor Ikuti Rakor Cadangan Pangan Banjar 2019, ini Fokusnya

Institusi lintas sektor di Kabupaten Banjar berkumpul di Aula Kesbangpol, Rabu (21/08/2019).

Institusi Lintas Sektor Ikuti Rakor Cadangan Pangan Banjar 2019, ini Fokusnya
banjarmasinpost.co.id/roy
Pejabat perwakilan lintas sektor di Kabupaten Banjar serius mengikuti rakor cadangan pangan pemerintah di aula Kesbangpol, Rabu (21/08/2019) siang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Institusi lintas sektor di Kabupaten Banjar berkumpul di Aula Kesbangpol, Rabu (21/08/2019).

Mereka menghadiri rapat koordinasi (rakor) Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) yang diinisiasi oleh Dinas Ketahanan Pangan Banjar.

Peserta rakor dari instansi terkait di antaranya Dinas Peternakan dan Perkebunan, Dinas Perikanan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Dewan Ketahanan Pangan. Selain itu juga dari pihak Perum Bulog Divre Kalimantan Selatan.

Rakor tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Banjar Edy Hasby.

"Rakor CPP ini momentum sangat strategis dalam meningkatkan Serapan Gabah Petani (Sergap) untuk memperkuat cadangan pangan pemerintah," ucapnya di hadapan peserta rakor.

Dikatakannya, cadangan pangan pemerintah sangat penting untuk menanggulangi kekurangan pangan, gejolak harga, dan bencana.

Baca: Wasiat Ruben Onsu pada Sarwendah Terungkap, Teman Ayu Ting Ting & Ivan Gunawan Pasrah Diteror?

Baca: Pendaftran CPNS 2019 Dibuka Setelah Pelantikan Presiden, Ini Penjelasan Kepala BKN

Baca: Cekcok Roger Danuarta dan Cut Meyriska Gara-gara Artis Cantik Ini, Terjadi Sehari Setelah Menikah

Merujuk UU nomor 18 tahun 2012 tentang pangan, penyelenggaraan pembangunan ketahanan pangan tidak hanya membangun ketahanan pangan, tapi harus dilandasi kemandirian dan kedaulatan pangan sebagai ruhnya.

Pemerintah daerah, sebut Edy, memiliki peran strategis dalam mewujudkan ketahanan pangan, baik dalam hal menyelenggarakan pengaturan, pembinaan, pengendalian, dan pengawasan bagi keseluruhan subsistem pangan.

Ini meliputi ketersediaan, keterjangkauan, dan konsumsi pangan dan gizi.

Pengembangan CPP merupakan suatu upaya strategis untuk mendukung cadangan pangan di daerah dalam menghadapi keadaan darurat dan pascabencana.

Halaman
123
Penulis: Idda Royani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved