Kriminalitas Kotabaru

Marah-marah Tak Jelas, Lelaki ini Kemudian Pukul Satpam dan Mengamuk Merusak Meja

Seorang Satpam perusahaan secara tiba-tiba dipukuli seorang pria di posnya saat bertugas, hingga mengalami luka di bagian wajah.

Marah-marah Tak Jelas, Lelaki ini Kemudian Pukul Satpam dan Mengamuk Merusak Meja
istimewa
Muhamad Firdaus alias Upi Brukang yang kini sudah ditahan dan menjalani proses hukum 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Seorang Satpam perusahaan secara tiba-tiba dipukuli seorang pria di posnya saat bertugas, hingga mengalami luka di bagian wajah.

Peristiwa pemukulan itu terjadi pada Minggu (18/8/19) sekitar pukul 19.00 wita di Pos Satpam PT Pantai Timur Estate, Desa Batu Tunau rt 4, Kecamatan Pulau Laut Timur, Kabupaten Kotabaru.

Kini, pelakunya juga sudah diringkus.

Pelaku penganiayaan itu diringkus selang dua hari setelah kejadian pemukulan.

Pelaku ditangkap dirumahnya di Batu Tunau pada Selasa (20/8/19) sekitar pukul 09.00 wita.

Inilah yang dialami pelaku, Muhamad Firdaus alias Upi Brukang yang kini sudah ditahan dan menjalani proses hukum.

Baca: Kekesalan Krisjiana Baharudin pada Siti Badriah Setelah Menikah Terungkap, Sebut Soal Hampir Mati

Baca: Tanpa Anang, Kelakuan Ashanty Liburan ke Eropa Bareng Aurel Hermansyah dan Olla Ramlan Cs Disorot

Baca: Mengenal Sri Asih, Superhero Indonesia Titisan Dewi Sri yang Akan Diperankan Aktris ini

Baca: Kapok dari Kalangan Artis? Gading Marten Bicara Sosok Calon Istri Pengganti Gisella Anastasia

Pelaku telah membuat korbannya babak belur dan mengalami luka lebam pada wajahnya.

Kasat Reskrim Polres Kotabaru Iptu Imam Wahyu Pramono SIK, Rabu (21/8/19) membenarkan penangkapan pelaku penganiayaan.

Pelaku terkenal sering berbuat onar di wilayahnya dan terakhir melakukan penganiayaan terhadap satpam.

"Pelaku ini sudah ditahan dan diproses sesuai hukum yang berlaku karena telah melakukan pemukulan," katanya.

Iptu Imam juga menjelaskan, kejadian itu terjadi saat, korbannya sedang tugas jaga di pos satpam.

Namun, secara tiba-tiba datanglah pelaku, ke pos satpam dan langsung marah-marah tak jelas.

Tidak berhenti di situ saja, pelaku langsung memukul korban dengan menggunakan tangan kosong berulang-ulang.

Pemukulan pelaku mengenai bagian pelipis dan hidung korban yang berakibat pada bagian pelipis korban luka memar dan bagian pangkal hidung luka robek.

"Saat pelaku ngamuk dan korban sudah mengalami luka, korban melarikan diri ke arah traksi untuk menyelamatkan diri. Sementara itu, pelaku justru merusak meja di pos satpam, " katanya.

Atas kejadian tersebut, pelaku dijerat pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman minimal 4 tahun kurungan prnjara.

(banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved