Liga 1 2019

Rusuh di Manokwari, Dua Pemain Papua Milik Kalteng Putra Ini Serukan Perdamaian

Dua pemain asal Papua milik Kalteng Putra, Patrich Wanggai dan Ferinando Pahabol punya pesan terkait insiden mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang

Rusuh di Manokwari, Dua Pemain Papua Milik Kalteng Putra Ini Serukan Perdamaian
LIGA-INDONESIA.ID
Pemain Persija Jakarta, Sandi Darman Sute alias Sandi Sute dan pemain Kalteng Putra, Patrich Wanggai di Stadion Madya, Jakarta, Selasa (20/8/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Dua pemain asal Papua milik Kalteng Putra, Patrich Wanggai dan Ferinando Pahabol punya pesan terkait insiden mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang beberapa hari lalu.

Patrich Wanggai menyerukan perdamaian di antara semua orang Indonesia serta meminta mengambil pembelajaran dari insiden rasialis yang menimpa mahasiswa Papua.

Eks pemain Persib Bandung itu berharap hal-hal tak pantas dan penghinaan kepada orang-orang Papua tak terulang lagi pada masa depan.

Pemain yang pernah memperkuat timnas U-23 Indonesia tak ingin ada perpecahan lantaran suatu perbedaan.

Baca: Hasil Liga 1 2019 - Pelatih Kalteng Putra Gomes de Oliviera Sebut Gol Marko Simic Sangat Istimewa

Baca: Lawan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022, Thailand Tanpa 2 Penyerang Andalan

Baca: Kalahkan Kalteng Putra di Liga 1 2019, Pelatih Persija Singgung Nasib Bruno Matos dan Steven Paulle

"Saya rasa harus saling menghargai karena kami orang Papua juga sangat menghargai," kata Patrich Wanggai kepada wartawan seusai laga kontra Persija di Stadion Madya, Selasa (20/8/2019).

"Ya, saya harap jangan ada hal-hal itu lagi biar tidak memecah belah. Kami juga sama-sama orang Indonesia," ujarnya menambahkan.

Sementara itu, Ferinando Pahabol hanya bisa menyatakan kata sepakat dengan ucapan seniornya terkait isu ini.

"Saya setuju sama dengan kakak Patrich Wanggai," tutur Pahabol singkat dan berlalu meninggalkan Stadion Madya.

Sebelumnya, pemain asal Papua milik PSS Sleman, Nerius Alom juga pernah mengutarakan hal serupa.

"Menurut saya, saya juga sakit sebenarnya. Cuma ke depan jangan. Kami kan satu kesatuan," ucap Nerius Alom seusai laga Tira Persikabo Vs PSS, Senin (19/8/2019).

"Kecewa ada sih. Kami sudah 74 tahun merdeka, sampai sekarang masih ada rasis begitu. Ya sebenarnya ada rasa sakit sih," ujarnya menambahkan.

Hai Guys! Berita ini ada juga di BOLASPORT.com

Editor: Didik Trio
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved