B Focus Banua Anam

Tercatat Ada 19 Pengrajin Lamang yang Masih Eksis, Begini Upaya Pemkab HSS Promosikan Kuliner Daerah

PEMKAB Hulu Sungai Selatan (HSS) berupaya mempromosikan kuliner daerah, khas produksi para perajin.

Tercatat Ada 19 Pengrajin Lamang yang Masih Eksis, Begini Upaya Pemkab HSS Promosikan Kuliner Daerah
BPost Cetak
B Focus edisi cetak Rabu (21/8/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - PEMKAB Hulu Sungai Selatan (HSS) berupaya mempromosikan kuliner daerah, khas produksi para perajin.

Tak hanya ketupat dan dodol, tapi juga lamang khas Kandangan.

Promosi dilakukan melalui berbagai event di antaranya Kalsel Expo, Festival Budaya Banjar di Jakarta belum lama tadi,
Festival Pasar Terapung serta berbagai event lainnya di daerah-daerah.

Bahkan beberapa tahun sebelumnya, Pemkab HSS melakukan promo “heboh” dengan menggelar lamang terpanjang dan dodol terbanyak yang dicatat rekor.

Baca: Kuliner Khas Bumi Antaludin ini Masih Disukai, Namun Para Pengrajinnya Mulai Berkurang

Baca: Jenis Lamang Istimewa yang Disukai Pembeli dari Luar Daerah, Ada Tambahan Telur Asin di Dalamnya

Baca: Anaknya Tak Berniat Meneruskan, Usaha Lamang Nursehan Bakal Terputus di Generasi Ketiga

Kegiatan tersebut digelar bertepatan Hari Jadi Kabupaten HSS yang melibatkan seluruh perajin lamang di Kandangan.

“Ini bagian dari upaya kami menyemangati perajin lamang agar terus mengembangkan usahanya, hingga dikenal secara nasional,” ujar Kepala Bidang Kperasi dan UKM, Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, UKM dan Perindustrian HSS, Fitri.

Diakui, berkurangnya jumlah perajin, selain karena satu persatu perajin meningal dunia, juga generasi berikutnya yang tak meneruskan usaha tersebut.

Meski demikian, perajin lamang di HSS tak hanya ada di Pisangan Getek Kandangan Barat.

Baca: #SaveSpiderman Trending Twitter di Dunia Usai Spiderman Keluar dari MCU, Tom Holland Ungkap Soal Ini

Baca: Pamor Veronica Tan Kini Saat Ahok BTP Bahagia Puput Nastiti Devi Sedang Hamil, Kian Terang?

Berdasar data 2018, disebutkan Fitri, tercatat ada 19 perajin yang masih eksis.

Tersebar di kampung lainnya, yaitu Pelantingan Dalam, Loklua, Gang Bidan Jalan Aluh Idut serta Sungai Paring.

Untuk lebih menarik wisatawan dan memberikan jaminan kebersihan dan kesehatan kepada pembeli, Pemkab HSS bekerjasama dengan PT AGM, juga memberikan gerobak dorong atau rombong, yang dibagikan secara gratis kepada para pedagang lamang.

Selain tujuan kebersihan, juga memudahkan pedagang mengangkut barangnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved