Berita HST

Warga dan Pihak Pondok Pesantren Al Anwar HST Bakal Islah Senin Ini, Langsung Gelar Syukuran

Polemik wisata di Desa Baru yang berdekatan dengan Pesantren Al Anwar Desa Batu Tunggal Kecamatan Hantakan Kabupaten HST akhirnya berakhir.

Warga dan Pihak Pondok Pesantren Al Anwar HST Bakal Islah Senin Ini, Langsung Gelar Syukuran
Ist/Syarkawi
Pondok Pesantren Al Anwar Desa Batu Tunggal, Kecamatan Hantakan, Kabupaten HST. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Polemik wisata di Desa Baru yang berdekatan dengan Pesantren Al Anwar Desa Batu Tunggal Kecamatan Hantakan Kabupaten Hulu Sungai Tengah akhirnya berakhir.

Bahkan, rencananya Senin (26/8/2019) pihak pesantren bakal menggelar syukuran sekaligus islah bersama warga. Bahkan, syukuran ini akan dihadiri oleh warga Desa Baru, pemerintah, aparat TNI dan Polri, tokoh ulama, dan santri.

Pengasuh sekaligus pendiri Pondok Pesantren Al Anwae, Syarkawi, membeberkan jika ia akan kembali ke pesanteren pada Minggu ini. Bahkan, santri yang sempat dipulangkan rencananya bakal balik pada Jumat (23/8/2019) untuk mempersiapkan syukuran.

"Harapan kami agar semua saling berdamai. Apalagi, yang menutup wisata pemerintah. Kami sudah mengalah untuk pergi agar hal-hal yang tidak baik antar sesama muslim tidak terjadi," katanya, Rabu (21/9/2019).

Baca: VIRAL DI HST, Ponpes di Hantakan Ditutup Karena Pariwisata, Begini Klarifikasi Pengurus MUI

Tak hanya syukuran, rencananya pihaknya juga bakal melakukan Haul Syekh Semman.

Sebelumnya, Pempinan Pondok Pesantren Al Anwar di Desa Batu Tunggal Kecamatan Hantakan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Syarkawi memilih hengkang dari Pondok Pesantren pada 7 Agustus lalu.

Pasalnya, pondok pesantren tersebut sebagian besar santrinya merupakan mantan pecandu narkoba. Bahkan, pesantren ini juga digunakan sebagai rehabilitasi bagi pecandu.

30 santrinya dipulangkan ke tempat asalnya.Bahkan, kebanyakan santrinya berasal dari luar daerah seperti Kalimantan Timur dan Kabuapten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan.

Wisata Sungai Riam Batajau, Kecamatan Hantakan, Kabupaten HST
Wisata Sungai Riam Batajau, Kecamatan Hantakan, Kabupaten HST (Ist/Fauzan untuk Banjarmasinpost.co.id)

Syarkawi memilih pergi dan menutup Pondok Pesantren Al Anwar lantaran kecewa dengan warga yang hendak membuka pariwisata.

Baca: Polemik Wisata Sungai Riam Batajau dan Ponpes Al Anwar Batu Tunggal, Ini Kata Anggota DPRD HST

Selain itu, kekecewaan terparahnya karena hasil mediasi tak digubris.

Bahkan, sudah ada dua kali mediasi antara pihak pesantren dan pengelola wisata sempat buntu.

Mediasi pertama dilakukan di Kecamatan Batu Benawa pada 11 Juli dan mediasi kedua pada 5 Agustus.

Ia sempat menolak wisata lantaran terganggu dengan wisata. Apalagi, aktivitas santri mulai dari mandi hingga mencuci pakaian bertumpu pada sungai. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved