Berita Kotabaru

2600 Unit Lampu LTSHE Tiba di Kotabaru, Ini Kecamatan yang Bakal Terang Benderang

Kabupaten Kotabaru mendapatkan bantuan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) sebanyak 2600 unit.

2600 Unit Lampu LTSHE Tiba di Kotabaru, Ini Kecamatan yang Bakal Terang Benderang
Istimewa
Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Tampilkan LTSHE yang sudah datang di Kotabaru 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Kabupaten Kotabaru mendapatkan bantuan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) sebanyak 2600 unit. Bantuan tersebut paling banyak diterima Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan.

Dari 2600 tersebut semuanya terbagi ke 13 Kecamatan di Kabupaten Kotabaru. Daerah yang mendapatkan bantuan itu merupakan daerah yang masih sulit terjangkau aliran listrik.

Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, beberapa waktu lalu telah menyerahkan bantuan LTSHE Kotabaru di Kecamatan Hampang secara simbolis. Sementara di daerah masih ada yang belum menerima.

Penyebabnya, karena sebagian lampu belum datang. Proses pengiriman masih berlangsung dan belum sampai di kabupaten Kotabaru.

Baca: Dipantau Drone, Ternyata Lahan Terbakar di Tahura Sultan Adam 150 Hektare, Begini Suasana Pemadaman

Baca: Papua Punya Raja Empat, Guru Khalil Sebut Kabupaten Banjar Punya Raja Lima, di Sini Tempatnya

Baca: Soal Ibu Kota Negara, Kalteng Menyerahkan Sepenuhnya Keputusan di Presiden Jokowi


Hal itu diakui, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Kotabaru, Zainal Arifin, Kamis (22/8/19). Dia mengatakan sejumlah unit lampu memang sudah datang dan dibagikan langsung ke desa dan sebagian lagi ada yang belum datang.

" Ya sebagian belum datang, masih pengiriman. Masih ada sekitar 500 unit yang belum datang dari 2600 unit bantuan yang diterima Kotabaru. Jadi masih menunggu sisanya, " katanya.

Dia menjelaskan, bantuan lampu tersebut merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat untuk warga yang belum teraliri listrik. Sehingga masyarakat yang belum tersentuh listrik bisa merasakan listrik bertenaga surya sambil menunggu jaringan listrik.

" Ini upaya Pemerintah Daerah untuk meperhatikan daerah terpencil yang masih belum dimasuki jaringan listrik. Intinya daerah komitmen untuk memberikan pelayanan agar semua desa bisa merasakan listrik, " katanya.

Setelah barang itu datang, kembali akan diserahkan dan dibagi langsung ke desa. Mereka diajari memasang sendiri karena penggunaannya cukup sederhana saja.

" Ada teknisi yang mengajarkan mereka sebelum memasang sendiri. Targetnya, akhir Agustus, sudah terpasang semua, " katanya.

(banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved