Selebrita

Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Ustadz Abdul Somad : Isi Ceramah Itu Diperuntukkan untuk Umat Islam

UAS merasa dirinya tidak perlu meminta maaf atas ucapannya dalam video tersebut karena ucapannya dalam video itu dperuntukkan bagi umat Islam.

Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Ustadz Abdul Somad : Isi Ceramah Itu Diperuntukkan untuk Umat Islam
instagram Ustadz Abdul Somad
Ustadz Abdul Somad 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Ustadz Abdul Somad telah dilaporkan ke Bareskrim Polri dengan dugaan penistaan agama terkait dengan video ceramahnya yang viral di media sosial.

Menanggapi laporan ke Polri terhadap isi ceramahnya itu Abdul Somad menegaskan isi ceramah itu diambil disaat ia berceramah di hadapan umat Islam.

Abdul Somad yang akrab disapa UAS merasa dirinya tidak perlu meminta maaf atas ucapannya dalam video tersebut karena ucapannya dalam video itu dperuntukkan bagi umat Islam.

"Saya menjelaskan tentang akidah agama saya di tengah komunitas umat Islam di dalam rumah ibadah saya. Bahwa kemudian ada orang yang tersinggung dengan penjelasan saya, apakah saya mesti meminta maaf?" kata UAS di Kantor MUI, dikutip dari siaran langsung Kompas TV, Rabu (21/8/2019).

UAS menuturkan, hal yang disampaikan dalam ceramahnya itu didasarkan pada ajaran agama Islam.

Baca: Jadi Youtuber Nomor 8 Terkaya di Dunia, Penghasilan Atta Halilintar 1 Bulan Capai Rp22,4 Miliar

Baca: Ingat, 5 Informasi Ini Harus Anda Cermati Sebelum Minum Obat, Jangan Asal Tenggak atau Tanpa Resep

Baca: Selain Pelatih Djanur, Pemain Jepang Kosuke Yamazaki Uchida Juga Dikontrak Barito Putera

Baca: Awal Mula Pertemuan Mbah Dirgo, Kakek 83 Tahun yang Nikahi Perempuan 27 Tahun, Beritanya Jadi Viral

Oleh karena itu, ia heran bila ada orang yang merasa tersinggung dengan isi ceramahnya.

"Otomatis orang luar yang mendengar itu tersinggung atau tidak? Tersinggung. Apakah perlu saya meminta maaf? Ajaran saya, kalau saya minta maaf berarti ayat itu mesti dibuang, ngawur gitu?" ujar UAS.

Ia melanjutkan, dirinya pun tak bisa menghalangi orang lain menyebarkan isi ceramahnya melalui media sosial.

"Tak mungkin saya tanya satu satu, matikan HP, matikan HP. Saya dimana-mana ceramah, HP orang hidup, mau merekam, tak bisa saya larang itu," kata dia.

Potongan video ceramah UAS menjadi polemik karena dianggap menyinggung keyakinan kelompok agama tertentu.

Halaman
1234
Editor: Hari Widodo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved