Berita Banjarmasin

Ini Dia 5 Jenis Anggrek yang Menghiasi Taman ULM, Hj Aida Berharap Program Ini Berlanjut

Pemandangan cantik nampak terlihat di sepanjang tepi Taman Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin Kalsel yang baru dibangun, Kamis (22/8)

Ini Dia 5 Jenis Anggrek yang Menghiasi Taman ULM, Hj Aida Berharap Program Ini Berlanjut
banjarmasinpost.co.id/abdul ghanie
Pembina DPD PAI Kalsel, HG (P) Rusdi Effendi AR sekaligus ketua IKA bersama dengan pejabat ULM serta tamu undangan lainnya saat menyematkan tanaman anggrek di Taman ULM. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pemandangan cantik nampak terlihat di sepanjang tepi Taman Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin Kalsel yang baru dibangun, Kamis (22/8) pagi.

Pasalnya, meski kawasan tersebut kini masih jarang ditumbuhi beberapa pepohonan pasca pembugaran. Namun keberadaan sejumlah tanaman berpot seolah memberikan kesan baru terhadap taman tersebut.

Tidak hanya itu, yang juga tak kalah menyita perhatian bagi sejumlah pasang mata memandangnya, adalah kehadiran tanaman Anggrek di taman tersebut.

Tanaman-tanaman anggrek itu berjumlah sekitar 100 pohon. Selain itu tipenya yang terdiri dari dua yakni spesis dan dan hibrid meliputi sekitar 15 jenis.

Baca: Baru Nikah, Roger Danuarta Ajak Wanita Cantik Ini ke Kamarnya, Cut Meyriska Bongkar Sifat Asli Suami

Baca: BREAKING NEWS - Mobil Polantas Kejar-kejaran dengan Mobil Avanza Jadi Perhatian Warga Palangkaraya

Baca: Menteri ATR Sebut Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur, Belum Mau Menyebutkan Lokasi Persisnya

Ketua DPD PAU Kalsel, Hj Aida Muslimah Rosehan mengatakan sebenarnya ini merupakan program DPD PAI (perhimpunan anggrek Indonesia) dengan ULM yang telah terjalin dengan sejak 2010.

Hanya saja sempat menemui beberapa perubahan-perubahan sehingga anggrek yang dulu tidak ada lagi, sedangkan hari ini eksyen itu pihaknya lakukan kembali.

"Dan mudah-mudahan dengan eksyen kali ini, tidak hanya bersifat sementara melainkan juga berkelanjutan. Karena jangan sampai nanti anggrek yang ditanam ini, tidak dipelihara," kata Aida.

Sehingga ia pun berharap dengan gerakan tersebut juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bisa merawat, sekaligus mencintai dan melestarikan anggrek-anggrek Kalimantan Selatan.

" Karena sementara ini, juga lumayan banyak anggrek yang kami berikan di ULM. termasuk juga anggrek spesis dan anggrek dendro. Sedangkan meski dua jenis ini secara perawatan memang lebih mudah," jelasnya.

Namun berbeda dengan jenis anggrek Katalia. Karena jenis anggrek ini tentu memerlukan perawatan ekstra atau lebih banyak menyiram mengingat saat ini pun telah memasuki kemarau.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved