Berita Banjarmasin

Ini kawasan kekeringan ekstrem di Kalsel dan waspada gelombang tinggi

Dari data prakiraan cuaca Kalimantan Selatan hingga Jumat (23/8/2019) belum ada tanda-tanda hujan di 13 kabupaten kota

Ini kawasan kekeringan ekstrem di Kalsel dan waspada gelombang tinggi
net
ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalsel masih harus terus diwaspadai. Pasalnya, cuaca panas masih akan melanda di wilayah Kalsel.

Dari data prakiraan cuaca Kalimantan Selatan hingga Jumat (23/8/2019) belum ada tanda-tanda hujan di 13 kabupaten kota. Cuaca masih didominasi cerah berawan dan berawan.

"Dari data BMKG Kekeringan ektrim terjadi di kabupaten banjar, Barito Kuala dan Kotabaru," ucap Kepala Pelaksana BPBD Kalsel Wahyuddin didampingi Muhari kasubid kesiapsiagaan BPBD kalsel, Kamis (22/8/2019).

Prakirawan Purwo Adjie Setiawan dari Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika stasiun meteorologi kelas 2 Syamsudin Noor menyebut pada rilisnya meminta agar waspada potensi kebakaran hutan dan lahan di Kalsel.

Baca: Kalsel Masuk Enam Daerah Terparah Karhutla, di Tala Sehari Sampai 7 Kebakaran Lahan

Baca: Delapan Jam Api Berkobar, 85 Hektar Lahan Tahura Sultan Adam Terbakar

Baca: Spesialis Pencuri Mobil di Mojokerto Ditembak Mati, Terungkap Cara Unik Saat Jual Mobil Curian

Baca: Menangis Nikita Mirzani Lihat Putranya Azka Mawardi Saat Sajad Ukra Buat Dirinya Jadi Tersangka

Juga agar waspada untuk kapal nelayan , tongkang, Ferry, dan kapal ukuran besar terhadap potensi gelombang tinggi mencapai 2,5 - 3,5 meter di perairan selatan Kalimantan dan perairan Kotabaru.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved