Berita Kabupaten Banjar

NEWSVIDEO : Pemkab Banjar Rayakan Hari Jadi ke 69, Dipimpin Guru Khalil Pembangunan Bergerak Cepat

Sejak keduanya memimpin daerah ini 17 Februari 2016 lalu, pembangunan kian bergerak cepat dan banyak perubahan signifikan di Kabupaten Banjar.

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Menapaki tahun keempat (2019) kepemimpinan Bupati Banjar H Khalilurrahman dan Wabup H Saidi Mansur. Sejak keduanya memimpin daerah ini 17 Februari 2016 lalu, pembangunan kian bergerak cepat dan banyak perubahan signifikan di Kabupaten Banjar.

Pada usia ke-69 tahun ini, Kabupaten Banjar telah merencanakan pembangunan berkelanjutan yakni pembenahan dan percepatan pembangunan fisik.

Beberapa di antaranya kini telah, sedang, dan akan dikerjakan yaitu pembangunan Kolam Air Mancur Menari di kawasan pertokoan permata Cahaya Bumi Selamat (CBS). Lalu, pembangunan jembatan KH Anang Syarani-KH Salim Maruf yang menghubungkan dua desa yakni Desa Pakauman dan Desa Melayu.

Pembangunan jembatan penghubung Desa Tajau Landung dengan Desa Antasan Sutun. Pembangunan jalan di antaranya ruas jalan Keliling Benteng-Lok Buntar, ruas jalan Karang Intan-Sungai Alang, ruas jalan Martapura-Bincau, ruas jalan Keliling Benteng-Antasan Sutun, ruas jalan Danau Salak-Pematang Danau.

Baca: Soal Pemindahan Ibu Kota Pemerintahan, Paman Birin Harapkan Hal Ini pada Warga Banjar

Tahun 2019 ini juga akan dilakukan peningkatan jalan antara lain ruas jalan Handil Jawa-Jambu Burung, ruas jalan Sungai Sipai-Cindai Alus, ruas jalan Pasar Arba-Tatah Pemangkih, ruas jalan Babar-Balau, ruas jalan Pasar Kamis-Tambak Sirang.

"Juga sedang dibangun jembatan Bawahan Seberang-Pasar Panas," sebut H Khalilurrahman, kemarin.

Dikatakannya, kondisi jalan kabupaten pun saat ini kian bagus. Kondisi mantap hingga tahun 2018 sebesar 71,97 persen. Khusus tahun 2020 kegiatan pembangunan yang akan dilakukan adalah lanjutan penataan pedistrian di Jalan A Yani, pembangunan gerbang batas kota.

Kemudian, penyediaan air siap minum di Masjid Agung Al Karamah Martapura. Lanjutan penataan kawasan kumuh di Murung Kenanga. Lalu,sebagai inovasi dalam rangka meningkatkan pelayanan publik akan dioperasikan mal pelayanan publik.

Guna mempercantik Kota Martapura juga akan dilaksanakan penataan pedistrian di depan Masjid Agung Al Karamah Martapura dan penataan kawasan kumuh di Murung Kenanga. Tahap awal ini realisasinya berupa pembangunan siring.

Baca: Topang Program Penghapusan Jamban Apung, Puskesmas Ini Dapat Penghargaan Bupati Banjar

Berikutnya, program yang banyak mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak yaitu penghapusan jamban apung. Atas upaya dan terobosan menghapuskan jamban apung, Kabupaten Banjar menuai banyak pujian dan penghargaan. Bupati Banjar diundang oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) yang bekerjasama dengan lembaga pelayanan publik di Singapura, untuk berdiskusi seputar inovasi pelayanan publik.

Tercatat, hanya 20 pimpinan kabupaten dan kota se-Indonesia yang diundang pada acara bulan Juli 2018 tersebut. Para pemimpin daerah yang diundang dianggap memiliki prestasi dalam upaya menyelenggarakan perubahan atau inovasi peningkatan pelayanan kepada publik.

Di antaranya program pengurangan jamban terapung yang selama dua tahun dan masih berjalan sampai sekarang. Konsistensi Pemkab Banjar dalam melaksanakan program ini menuai penghargaan di gelaran Anugerah Sindo Weekly Government Award.(banjarmasinpost.co.id/Idda royani)

Penulis: Idda Royani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved