Berita Kabupaten Banjar

Pantau Titik Api di Kalsel Cukup Download Aplikasi Ini di Hp, Ada Poin Penting Bahaya Kebakaran

Cuaca yang terasa kian panas kemarau saat ini menjadi atensi khusus Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor.

Pantau Titik Api di Kalsel Cukup Download Aplikasi Ini di Hp, Ada Poin Penting Bahaya Kebakaran
banjarmasinpost.co.id/idda royani
Gubernur H Sahbirin Noor memberikan keterangan pers mengenai kewaspadaan bahaya api seusai menghadiri puncak perayaan HUT ke-69 Kabupaten Banjar di Martapura, Kamis (22/8) siang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Cuaca yang terasa kian panas kemarau saat ini menjadi atensi khusus Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor. Orang nomor satu di Bumi Antasari ini mengingatkan semua pihak mewasdapai bahaya api.

Imbauan itu tidak hanya disampaikan Gubernur pada seremonial menghadiri puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Kabupaten Banjar. Tapi oleh Kepala Dishut Kalsel, Hanif Faishol Nurofiq kepada pejabat ess lll.

Kepala Tahura Sultan Adam, Rahmad Riansyah, Kamis (22/8) membenarkan terkait situasi emperhatikan kondisi saat ini yang telah memasuki puncak musim kemarau, yang ditandai dengan tingginya suhu udara dan sering terjadinya kebakaran hutan dan lahan, dengan ini diminta sebagai berikut isinya :

1. Agar seluruh Pejabat serta Staf pada Dinas dan UPTD lingkup Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel waspada dan turun menanganin langsung bilamana terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Baca: Strategi Jaga Tahura Kabupaten Banjar dari Kebakaran Hutan, Tutup Areal Hingga Api Unggun Dilarang

Baca: Hindari Kebakaran Hutan dan Lahan saat Kemarau, Ini Saran Gubernur Kalsel Paman Birin

Baca: Dipantau Drone, Ternyata Lahan Terbakar di Tahura Sultan Adam 150 Hektare, Begini Suasana Pemadaman

2.Agar selalu menyiapkan alat pelindung diri dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi sewaktu-waktu, berupa :
a. Baju tebal lengan panjang dan celana panjang tebal.
b.Masker dan sarung tangan.
c.Helm.
d.Sepatu.

3.Memantau fire hotspot melalui sarana satelit yang disediakan oleh pemerintah melalui aplikasi yang wajib didownload pada smartphone masing-masing.

4.Seluruh pejabat Eselon III wajib mencermati ketersediaan dan kecukupan peralatan, mobilitas dan fasilitas-fasilitas lain yang diperlukan bilamana sewaktu-waktu terjadi kebakaran hutan dan lahan, serta berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait lainnya.

5.Memfokuskan segala aktifitas untuk melakukan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi sewaktu-waktu dengan dikoordinasi oleh pejabat Eselon III dan IV dilingkungan tugas masing-masing.

6.Melaporkan hasilnya kepada Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel melalui Seksi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan.

Demikian untuk dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved