Berita HSS

Selain SMP Negeri 1 Daha Barat Api Juga Berkobar Lahap Lahan Seluas 2,5 Hektare, BPBD HSS Bersiaga

Api membakar lahan di kawasan Bejayau Daha Barat Kabupaten HSS. Kencangnya angin membuat api kemudian melalap bangunan sekolah SMP Negeri 1 Daha Barat

Selain SMP Negeri 1 Daha Barat Api Juga Berkobar Lahap Lahan Seluas 2,5 Hektare, BPBD HSS Bersiaga
HO/BPBD HSS
Petugas BPD bersiaga mengantisipasi kebakaran lahan di Daha Barat dekat SMP 1 Daha Barat, Kabupaten HSS Kamis 22 Agustus 2019 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Api berkobar membakar lahan di kawasan Bejayau Daha Barat Kabupaten HSS. Kencangnya angin membuat api kemudian melalap bangunan sekolah SMP Negeri 1 Daha Barat, Kamis (22/8) sekitar pukul 18.00 WITA.

Untuk perkembangan informasi terkini, Kepala Pelaksana BPBD Kalsel Wahyuddin didampingi Muhari kasubid kesiapsiagaan BPBD kalsel membenarkan perihal kejadian itu dan mengatakan setidaknya empat ruang kelas SMP 1 Daha Barat yang terbakar.

"Iya terjadi kebakaran lahan dan mengenai Sekolahan SMP di Bajayau Daha Barat Kabupaten HSS. Kebakaran lahan yang mengenai sekolahan menghanguskan empat bangunan ruang kelas sekolah, dan untuk sekolahan sudah dapat dipadamkan oleh bpk/pmk terdekat di kabupaten hss dan kebakaran lahannya pun sudah padam total, untuk lahan yang terbakar ada 2,5 hektar," ucap Kepala Pelaksana BPBD Kalsel Wahyuddin kepada reporter banjarmasinpost.co.id.

Baca: BREAKING NEWS : Empat Ruang Belajar di SMP Bejayau HSS Terbakar, Api Karhutla Merambat ke Sekolah

Baca: Kadisdik HSS : Hanya Atap dan Plafon SMP 1 Daha Barat yang Terbakar, Mebel Sekolah Tak Dilalap Api

Kepala Dinas Pendidkan Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Nordiansyah mengatakan perkembangan terkini hingga waktu menunjukkan pukul 20.50 Wita, empat ruangan terbakar hanya menghanguskan atap dan plafon sekolah.

Api Karhutla Merambat ke SMP 1 Daha Barat

Sebelumnnya, api berkobar membakar lahan di kawasan Bejayau Daha Barat Kabupaten HSS. Kencangnya angin membuat api kemudian melalap bangunan sekolah SMPA Bajayau atau SMP Negeri 1 Daha Barat, Kamis (22/8) sekitar pukul 18.00 WITA.

Kebakaran SMP 1 Daha Barat (SMP Bajayau), Kecamatan Daha Kabupaten HSS Kamis (22/8/2019). Api berasal dari kebakaran lahan yang merembek ke bangunan sekolah akibat tiupan angin.
Kebakaran SMP 1 Daha Barat (SMP Bajayau), Kecamatan Daha Kabupaten HSS Kamis (22/8/2019). Api berasal dari kebakaran lahan yang merembek ke bangunan sekolah akibat tiupan angin. (HO/BPBD HSS)

Seketika suasana sekitar pun geger, petugas pemadam gabungan dari berbagai penjuru berdatangan. Bahkan Camat Daha Barat Kusairi ketika dihubungi tampak terengah-engah dan terus monitor perkembangan.

"Api membakar atap , sebanyak tiga kelas pada bagian atapnya terbakar. Kelas 9 Atapnya yang terbakar," ucap Kusairi saat berkomunikasi dengan reporter banjarmasinpost.co.id.

Kusairi menceritakan awalnya api berkobar di lahan tak jauh dari bangunan sekolah. " Bahkan api yang bakar lahan itu sudah berkobar sejak siang, lahan kecil saja yang terbakar tapi kelamaan jelang malam angin kencang sehingga api yang merembet tak terbendung lagi melalap atap bangunan sekolah," katanya.

Baca: Api Lalap SMP Negeri 1 Daha Barat (SMP Bajayau), Petugas BPK Dobrak Pintu Kelas 9 untuk Padamkan Api

Baca: FAKTA Petugas Karhutla Terkurung Api di Batola, dari Berjuang 3 Hari 3 Malam hingga Ada Kesengajaan

Kusairi mengatakan kawasan itu memang areal atau daerah yang terbuka luas. " Alhamdulilah, api berhasil diatasi petugas pemadam. Sekitar 30 menit api yang membakar atap bangunan berhasil dikuasai dan dipadamkan. Untung atap dari multiroop jadi kuat, ya diperkirakan kerusakan sekitar 25 persen pada atap saja," katanya.

Namun, meski hanya atap terbakar dia mengatakan ada bagian kelas tiga yang rusak karena terpaksa dilakukan untuk jalur petugas memadamkan api. Seperti pintu kelas yang terpaksa didobrak agar pemadam bisa masuk kelas menyemprot air. Kemudian beberapa kaca kelas yang pecah saat petugas memadamkan api.

"Pintu kelas kan terkunci jadi terpaksa didobrak. Pintu kelas 9. Pemadam banyak yang datang sekitar 10 unit relawan gabungan di antaranya dari Nagara dan Kandangan," kata dia.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved