Berita Banjar

Seleksi Ujian Masuk Perguruan Tinggi Dipercepat, Begini Reaksi Tak Biasa Kepsek SMKN 1 Martapura

Rencana percepatan seleksi ujian masuk perguruan tinggi bagi pelajar kelas XII semester lima SMA sederajat risaukan kalangan sekolah

Seleksi Ujian Masuk Perguruan Tinggi Dipercepat, Begini Reaksi Tak Biasa Kepsek SMKN 1 Martapura
banjarmasinpost.co.id/idda royani
AKTIF - Suasana aktivitas di SMKN 1 Martapura, Kamis (22/08/2019) pagi. Siswa setempat aktif belajar di dalam maupun berkegiatan di luar kelas. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Rencana percepatan seleksi ujian masuk perguruan tinggi bagi pelajar kelas XII semester lima SMA sederajat pada pengujung tahun ini (2019) merisuakan kalangan sekolah dan siswa di Kabupaten Banjar.

Pasalnya, rencana tersebut cukup mendadak sehingga nyaris tak menyisakan waktu memadai untuk melakukan persiapan.

"Berat rasanya jika benar-benar dipercepat. Kasihan, anak-anak," ucap Dwi Ayati, kepala SMKN 1 Martapura, Kamis (21/08/2019).

Ia mengaku juga telah mendengar kabar mengenai rencana percepatan seleksi masuk perguruan tinggi tersebut. Namun cuma sebatas informasi sepintas di media sosial.

Ayati mengatakan seyogianya rencana percepatan seleksi masuk perguruan tinggi tersebut didahului sosialisasi yang memadai dan dilakukan jauh hari sebelumnya.

Baca: Goa Liang Bangkai Disiapkan Jadi Destinasi Bertarap Internasional, Simpan Kehidupan Prasejarah

Baca: Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Ustadz Abdul Somad : Isi Ceramah Itu Diperuntukkan untuk Umat Islam

Baca: Negaranya Terancam Bangkrut, PM Mahatir Ajak Rakyatnya Patungan Lunasi Utang Negara Rp 3500 Triliun

Baca: Hari Jadi ke-69 Kabupaten Banjar, Begini Capaian Pembangunan H Khalilurrahman-Saidi Mansur

Baca: Selain Pelatih Djanur, Pemain Jepang Kosuke Yamazaki Uchida Juga Dikontrak Barito Putera

"Kalau mendadak seperti ini gimana ya, anak-anak yang kelabakan karena harus belajar ekstra sementara waktu yang tersedi sempit," tandasnya.

Jika rencana tersebut akan diberlakukan, ia berharap materi soal disesuaikan dengan materi pelajaran semerter lima. Jangan sampai ada soal pelajaran semester enam karena belum dipelajari.

"Itu pun sebenarnya harus dibedakan seleksinya antara siswa SMA dan SMK karena mata pelajarannya beda. Kalau soalnya sama seperti soal di SMA, bakal tidak banyak yang lulus anak-anak SMK," sebut Ayati.

Jumlah siswa kelas XII di SMKN 1 Martapura saat ini sebanyak 547 orang dari total siswa setempat sebanyak 1.749 orang.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved