Berita Kaltim

Sudah 74 Tahun Indonesia Merdeka, Pulau Kalimantan Baru Punya 1 Tol & Rampung Akhir 2019

Sudah 74 Tahun Indonesia Merdeka, Kalimantan Baru Punya 1 Tol dan Bakal Rampung Akhir 2019. Jalan tol tersebut ada di Kalimantan Timur.

Sudah 74 Tahun Indonesia Merdeka, Pulau Kalimantan Baru Punya 1 Tol & Rampung Akhir 2019
Kementerian PUPR
Tol Balikpapan-Samarinda 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Sudah 74 Tahun Indonesia Merdeka, Kalimantan Baru Punya 1 Tol dan Bakal Rampung Akhir 2019. Jalan tol tersebut ada di Kalimantan Timur.

Sementara itu, pekerjaan konstruksi Tol Balikpapan-Samarinda atau tol pertama di Kalimantan ditargetkan selesai akhir tahun 2019.

Kini, progres konstruksi telah mencapai 96,82 persen dengan pembebasan lahan mencapai 99,33 persen.

"Secara progres konstruksi jalan tol dan pembebasan lahan terus dikejar agar dapat beroperasi sesuai target. Selain itu, saya juga minta agar PT Jasamarga Balikpapan Samarinda dan kontraktor agar segera menyiapkan sarana pelengkap jalan tol dan sarana pelengkap operasional jalan tol sebagai syarat layak operasi,” kata Direktur Operasi Jasa Marga Subakti Syukur dalam keterangan tertulis, Rabu (21/8/2019).

Baca: Saat Perusuh Bakar Kota Manokwari, Pengusaha dan 8 Karyawannya Sembunyi 3 Jam di Kamar Mandi

Baca: Supaya Ibu Hamil Tak Tertipu saat Periksa di Puskesmas, Ini 5 Ciri Obat Kedaluwarsa

Baca: Siap-siap Menteri Baru Pakai Mobdin Baru, Jokowi Siapkan Rp 152.540.300.000, Hadji Kalla Ikut Tender

Direktur Utama PT Jasamarga Balikpapan Samarinda (JBS) STH Saragi menjelaskan, jalan tol sepanjang 99,35 kilometer ini bakal dilengkapi dengan empat gerbang tol.

Keempatnya terletak di GT Manggar dengan Ramp On/ Ramp Off yang berada di Jl Mulawarman dan GT Karang Joang dengan Ramp On/Ramp Off yang berada di Jl Soekarno-Hatta KM 13.

Kemudian, GT Samboja dengan Ramp On/ Ramp Off yang berada di Jl. Soekarno-Hatta Km 38 dan GT Palaran dengan Ramp On/Ramp Off yang berada di Jl. Soekarno-Hatta km 4 (Samarinda).

“Selain itu, kami juga bersama pihak perbankan yang didukung oleh Bank Indonesia memastikan kesiapan uang elektronik sebagai alat transaksi di jalan tol, termasuk mengedukasi masyarakat, khususnya Provinsi Kalimantan Timur, untuk mulai menggunakan uang elektronik sebagai sarana pembayaran non tunai,” terang Saragi.

Jalan berbayar ini merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dibangun dengan skema investasi dan Viability Gap Fund (VGF).

Untuk skema investasi ruas yang dibangun yakni Seksi 2, 3, dan 4 (Samboja-Jembatan Mahkota II). Sementara skema VGF digunakan untuk membangun Seksi 1 (KM13-Samboja) dan 5 (KM 13-Bandara Sepinggan).

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved