Berita Tapin

Warga HSS Diamankan Jajaran Polres Tapin Angkut Ribuan Liter Bensin di Jalan Bypass Rantau

Masyarakat di Kabupaten Tapin mulai benci dengan aksi borong bahan bakar minyak bersubsidi jenis premium di sejumlah penjualan bahan bakar.

Warga HSS Diamankan Jajaran Polres Tapin Angkut Ribuan Liter Bensin di Jalan Bypass Rantau
HO/Humas Polres Tapin
Pelaku dan barang bukti pengangkutan niaga bahan bakar minyak premium tanpa izin, Rabu (21/8/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Masyarakat di Kabupaten  Tapin mulai benci dengan aksi borong bahan bakar minyak bersubsidi jenis premium di sejumlah penjualan bahan bakar.

Terbukti  Rizda Noviyandi (28) warga Hulu Sungai Selatan itu diamankan dan ditetapkan polisi sebagai tersangka pelanggar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.

Informasi dihimpun reporter Banjarmasinpost.co.id dari Humas Polres Tapin, Kamis (22/8/2019) pelaku diamankan jajaran Polsek Bungur dan berstatus tersangka.

Ceritanya, anggota Polsek Bungur menerima informasi dari masyarakat bahwa akan melintas satu unit mobil Toyota Kijang dengan nomor polisi DA 7780 D.

Mobil Kijang itu dilaporkan mengangkut sejumlah bahan bakar minyak bersubsidi jenis premium untuk diangkut keluar dari Kabupaten Tapin.

Baca: Satresnarkoba Polres HSU Bekuk Tiga Pengedar dan 3 Paket Sabu di Amuntai, Begini Kronologinya

Memastikan laporan masyarakat itu, dua polisi yang bertugas di Polsek Bungur menunggu hingga malam hari.

Ternyata mobil Kijang itu melintas di Jalan Jenderal Sudirman By Pass Rantau, Rabu (21/8/2019) sekitar pukul 22.00 Wita.

Warga beralamat di Jalan Jend Ahmad Yani Parincahan Rt. 06 / III Kecamatan Kandangan Utara Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan tak berkutik.

Pelaku tak dapat menunjukan bukti izin perniagaan bahan bakar minyak bersubsidi jenis premium itu yang diangkutnya.

Saat dicek yang bahan bakar minyak bersubsidi jenis premium atau bensin jumlahnya fantastis  sebanyak 1.020 liter tanpa dilengkapi surat ijin yang sah.

Paur Humas Polres Tapin, Aipda Puryaji mengatakan jajaran Polsek Bungur yang mengamankan pelaku pengangkutan atau niaga BBM jenis premium tanpa ijin.

Baca: BPOM HSU Temukan Kosmetik Tak Miliki Izin Edar Saat Razia di Balangan, Ini Pengakuan Pedagang

"Pelaku ditetapkan sebagai tersangka karena mengangkut atau niaga BBM jenis premium tanpa ijin sebagaimana di maksud dalam pasal 53 huruf b atau huruf d  UU RI NO 22 tahun 2001 tentang Minyak Bumi dan Gas," katanya.

Polsek Bungur juga mengamankan satu unit mobil Toyota Kijang dengan Nomor Polisi DA 7780 D, satu lembar STNK mobil Toyota Kijang dengan Nomor Polisi DA 7780 D dengan Nomor Mesin 7 K-0015409 dan Nomor Rangka A 5986438.M atas nama Darham

Kemudian, 51 buah jerigen yang berisi BBM jenis premium dengan masing masing berisi 20 liter dengan  jumlah keseluruhan bensin kurang lebih 1.020 liter. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved