Berita Internasional

Anak Pewaris Osama bin Laden, Hamza bin Laden Disebut Tewas Dalam Sebuah Operasi Intelejen AS

Merupakan pewaris takhta dari kelompok Al Qaeda, Kementerian Luar Negeri AS menghargai kepala Hamza senilai 1 juta dollar, atau sekitar Rp 14 miliar.

Anak Pewaris Osama bin Laden, Hamza bin Laden Disebut Tewas Dalam Sebuah Operasi Intelejen AS
Mirror
Hamza bin Laden, anak Osama bin Laden 

BANJARMASINPOST.CO.ID, WASHINGTON DC - Calon pewaris Osama bin Laden, Hamza bin Laden dikabarkan sudah tewas dalam sebuah operasi intelejen AS.

Dilansir dari Kompas.com, Amerika Serikat ( AS) melalui Menteri Pertahanan Mark Esper membenarkan anak Osama bin Laden, Hamza bin Laden, sudah tewas.

"Itu berdasarkan informasi yang saya dapat," kata Esper dalam wawancara dengan Fox News saat ditanyakan mengenai kabar yang muncul pada akhir Juli lalu.

"Saya tidak punya detil mengenai informasi. Dan jika saya punya, saya tidak yakin sejauh mana saya bisa membagikannya kepada Anda," lanjutnya dikutip AFP Kamis (22/8/2019).

Media AS memberitakan bahwa Hamza bin Laden terbunuh dalam sebuah operasi yang melibatkan AS. Demikian menurut sumber dari intelijen pertahanan.

Hanya baik Presiden Donald Trump maupun para pejabat senior tidak menyanggah atau membenarkan kematian putra Osama bin Laden itu. "Saya tak ingin berkomentar," kata Trump.

Baca: Sentilan Putra Donald Trump untuk Hotman Paris Karena Cincin Berlian Pengacara Fairuz ini

Merupakan pewaris takhta dari kelompok Al Qaeda, Kementerian Luar Negeri AS menghargai kepala Hamza senilai 1 juta dollar, atau sekitar Rp 14 miliar.

Baik laporan New York Times maupun NBC menyatakan Hamza bin Laden tewas sebelum Kementerian Luar Negeri AS mengumumkan uang hadiah Rp 14 miliar pada Februari lalu.

Terakhir kali Hamza muncul di hadapan publik adalah lewat media yang dirilis Al Qaeda pada 2018, di mana dia mengancam Arab Saudi dan menyerukan agar rakyat Arab memberontak.

Hamza merupakan anak ke-15 dari total 20 anak yang dipunyai Bin Laden. Dia diyakini berusia 30 tahun dan merupakan "calon pemimpin di Al Qaeda" menurut Kemenlu AS.

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved