Berita Banjarmasin

14 Finalis Bersaing Menjadi Utuh Aluh Sasirangan Kalsel 2019 di Hotel Aria Banjarmasin

Pemilihan Utuh dan Aluh Sasirangan Kalimantan Selatan 2019, digelar di Hotel Aria Barito, Banjarmasin, Sabtu (24/8) malam.

14 Finalis Bersaing Menjadi Utuh Aluh Sasirangan Kalsel 2019 di Hotel Aria Banjarmasin
banjarmasinpost.co.id/salmah
Penampilan finalis Utuh Aluh Sasirangan 2019 di Hotel Aria Banjarmasin, Sabtu (24/8/2019) malam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pemilihan Utuh dan Aluh Sasirangan Kalimantan Selatan 2019, digelar di Hotel Aria Barito, Banjarmasin, Sabtu (24/8) malam.

Even ini juga sekaligus merayakan HUT YPS (Yayasan Pecinta Sasirangan) Ke-6 yang ditandai pemotongan nasi astakona oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina yang diserahkan kepada Agus Sasirangan, Ketua YPS.

Selain itu juga diberikan piagam penghargaan oleh Agus Sasiranvan kepada keluarga almarhumah Hj Mahjiah, salah seorang pendiri YPS.

Ada 7 pasangan atau 14 Finalis Utuh Aluh Sasirangan. Finalis Utuh; Panji, Hidayat, Juraes, Azhari, Andy, Rio, Anshor. Finalis Aluh; Alma, Yolanda, Juwai, Aisyah, Rina, Aulia, Lianda.

Sebelumnya para finalis dikarantina terbuka selama seminggu dengan kegiatan berupa beauty class, grooming, debat sasirangan, presentasi produk dan lainnya.

Baca: Ifan Seventeen Meriahkan Malam Puncak Festival Wisata Budaya Pasar Terapung 2019 di Banjarmasin

Tujuan kegiatan ini sebagai upaya menggairahkan ekonomi kreatif, artinya kain sasirangan tak hanya dijadikan baju tapi juga bisa dikreasi menjadi tas dan produk lain.

Para juri malam itu terdiri Rika Vira Swagery (Psikolog), Mam Sri (Pelaku Tenun Pagatan), Diana Rosianti (media elektronik), Julak Larau (Budayawan) Agus Sasirangan (Ketua YPS).

Pemotongan nasi astakona oleh Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, Sabtu (24/8/2019) malam.
Pemotongan nasi astakona oleh Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, Sabtu (24/8/2019) malam. (banjarmasinpost.co.id/salmah)

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, dalam sambutannya menyatakan, even ini sebagai upaya melestarikan budaya daerah serta sarana promosi.

"Saran, nantinya Utuh dan Aluh dilibatkan dalam agenda setahun antara lain di acara pemerintahan atau acara lainnya yang terkait," katanya.

Dikatakan pula Kota Banjarmasin berusia 493 tahun pada 24 September 2019, ini bisa menjadi momentum untuk menggelorakan kain sasirangan.

Baca: Bang Madit Hibur Pengunjung Festival Wisata Budaya Pasar Terapung 2019

"Juga akan ada pertemuan bupati/walikota se-Indonesia yang menghadirkan 491 bupati/walikota. Ini kesempatan untuk bikin oleh-oleh atau cinderamata berbahan sasirangan," tandasnya.

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved