Berita Banjarmasin

Agus Sasirangan Terkesan Masakan Peserta Lomba Masak di Tugu Siring 0 Kilometer Banjarmasin

Menariknya pada lomba memasak ini disetting layaknya sebuah kompetisi sungguhan, karena peserta datang hanya dengan tangan kosong.

Agus Sasirangan Terkesan Masakan Peserta Lomba Masak di Tugu Siring 0 Kilometer Banjarmasin
banjarmasinpost.co.id/frans rumbon
Agus Sasirangan (kuning) saat mencicipi makanan peserta lomba masak di Festival Budaya Pasar Terapung 2019 di Tugu Siring 0 Kilometer. Area lampiran 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Menyemarakkan gelaran Festival Budaya Seribu Sungai 2019, panitia menggelar lomba memasak di Jalan Jendral Sudirman tepatnya di Siring 0 Kilometer Banjarmasin.

Dan yang menjadi jurinya dalam lomba masak tersebut, tidak lain adalah Runner Up Masterchef Indonesia musim pertama yakni Agus Sasirangan.

Menariknya pada lomba memasak ini disetting layaknya sebuah kompetisi sungguhan, karena peserta datang hanya dengan tangan kosong.

Sementara peralatan memasak serta bahan-bahan yang diolah dan dimasak dirahasiakan atau yang diistilahkan dengan mysteri box dan peserta yang terdiri atas tim atau doa orang baru tahu saat lomba masak dimulai.

Untuk lomba masak ini sendiri terbagi atas dua kategori yakni kategori umum dan juga kategori pelaku kuliner, dan masing-masing pesertanya ada 10 tim.

Baca: 5 Tanda Sayang Ibu Reino Barack pada Syahrini, Selain Kado dari Reiko Barack

Kepada banjarmasinpost.co.id, Agus Sasirangan pun menerangkan bahwa bahan mysteri box adalah ikan khas Banjar.

"Konsepnya memang mysteri box, tapi tetap bahan dasarnya lokal. Untuk umum ada ikan baung dan pelaku kuliner ada ikan haruan," katanya.

Setelah melakukan penilaian khususnya untuk kategori umum, Agus Sasirangan pun begitu terkesan bahkan memuji karya para peserta lomba tersebut.

"Tantangannya adalah selain mysteri box, peserta juga membuat hidangan kreatif. Dan saya lihat keren banget dan bahkan di luar ekspektasi. Karena kalau ikan baung kita mungkin mikirnya dibuat pepes saja atau sup, tapi ada yang membuatnya seperti papeda," terangnya.

Baca: Hotman Paris Sindir Farhat Abbas Pengacara Rey Utami Pablo Benua? Sebut Nyinyir Ompong Tak Ada Hasil

Agus Sasirangan pun menambahkan bahwa adanya ajang ini, sekaligus untuk menghimbau masyarakat Banua lebih menyukai kuliner daerah sendiri.

"Kota ingin mengajak warga Banjarmasin dan Kalsel untuk melestarikan ikan sungai kita serta mencintai dan menyukai olahan lokal kita. Apalagi ikan kita juga memiliki nilai gizi tinggi," pungkasnya. (banjarmasinpost.co.id/frans Rumbon)

Penulis: Frans
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved