Berita Banjarmasin

Bang Madit Hibur Pengunjung Festival Wisata Budaya Pasar Terapung 2019

Hari kedua gelaran Festival Wisata Budaya Pasar Terapung 2019 di Jalan Jendral Siring 0 Kilometer Banjarmasin dihibur dengan kehadiran bang Madit

Bang Madit Hibur Pengunjung Festival Wisata Budaya Pasar Terapung 2019
banjarmasinpost.co.id/frans rumbon
Bang Madit (biru) menghibur pengunjung Festival Wisata Budaya Pasar Terapung 2019. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Hari kedua gelaran Festival Wisata Budaya Pasar Terapung 2019 di Jalan Jendral Siring 0 Kilometer Banjarmasin, Sabtu (24/8/2019) malam berlangsung meriah.

Menariknya selain diramaikan dengan beragam kesenian khas masyarakat Banjar, pada hari kedua ini panggung hiburan diwarnai dengan pementasan kesenian khas Betawi.

Adapun pementasan yang sifatnya partisipan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta ini berupa kesenian Gambang Kromong yakni musik dengan menggunakan gamelan dan juga alat musik Tionghoa.

Selain itu turut dihadirkan juga kesenian khas Betawi lainnya yakni Ondel-ondel, dan tak ketinggalan juga ditampilkan Abang-None Jakarta serta Nandak yang dibawakan oleh tiga pasang Abang-None Jakarta.

Baca: 23 ABK Hilang Misterius, Nahkoda KM Mina Sejati Lolos dari Maut, Terluka Saat Lompat ke Laut

Baca: Cuplikan Gol dan Hasil Akhir Madura United vs PSIS Semarang di Liga 1 2019, Skor Akhir 3-0

Baca: Muncul di Area Balangan Expo, Buronan Kasus Pengeroyokan Dibekuk Petugas

Baca: Cendol Kekinian Hadir Di Banjarmasin, Radja Cendol Berbahan Dasar Susu Miliki 9 Varian Rasa

Menariknya lagi juga hadir pelawak Ramdhan Qubil AJ atau yang dikenal dengan Bang Madit dalam film Islam KTP dan juga Munaroh serta ibunya Zaenab dalam film Si Doel.

Mereka pum menghibur para pengunjung yang hadir dengan banyolan khas menggunakan bahasa Betawi.

Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Dahnial Kifli menerangan ada beragam kesenian yang ditampilkan selama gelaran Festival Wisata Budaya Seribu Sungai 2019 ini.

"Melalui event ini kita ingin memgangkat budaya tradisi khususnya lokal. Dan kebetulan juga ada pementasan kesenian Betawi karena ingin berpartisipasi, kita pun welcome saja apalagi mereka dengan biaya sendiri. Kita hanya menyediakan tempat saja. Mudah-mudahan mereka pun bisa menginformasikan tentang adanya festival ini kepada orang-orang Jakarta," katanya.

Selain mengangkat kesenian budaya khas Banjar, Dahnial menambahkan bahwa ajang ini untuk lebih mempromosikan budaya sungai.

"Banjarmasin ini terkenal dengan budaya Kita Seribu Sungai, makanya kita pun lebih mengeksplore budaya sungai seperti Pasar Terapung. Makanya dilombakan, kemudian juga ada lomba belanjaan (balapan, red) jukung.

Baca: Ada Capim KPK Diduga Penerima Grafitasi Lolos, Saut Situmorang: Biar Pansel Saja yang Memutuskan

Baca: Jadi Sasaran Pelaku Pecah Mobil di Kotabumi, Uang Jualan Sembako Toni Raib Digondol Pelaku

Baca: Live Bein Sports 2! Live Streaming Parma vs Juventus di Liga Italia Pekan 1, Cristiano Ronaldo Main

Untuk lomba Acil Jukung sendiri sudah berlangsung sejak kemarin Kamis (23/8/2019) sore dan penilaian akan dilakukan hingga besok dan pesertanya sekitar 100 orang.

Kemudian untuk lomba belanjaan jukung akan digeber besok pagi dan peserta yang sudah mendaftar lebih dari 100 tim, yang mana setiap tim terdiri atas lima orang.(banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Penulis: Frans
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved