Berita Banjarmasin

Echa ''Putri Tidur'' Kehilangan Semangat Belajar, Ayahnya Datangi SMPN 15 Banjarmasin Minta Solusi

ak setuju anaknya dipindahkan dari SMP Negeri ke SMP Terbuka, seorang pria mendatangi SMPN 15 Banjarmasin Kalsel, Sabtu (22/8) siang tadi.

Echa ''Putri Tidur'' Kehilangan Semangat Belajar, Ayahnya Datangi SMPN 15 Banjarmasin Minta Solusi
banjarmasinpost.co.id/ahmad rizky abdul gani
Mulyadi, ayah Echa saat mendatangi kepala SMPN 15 Banjarmasin didampingi guru pengajar dan Wakasek Kurikulum. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tak setuju anaknya dipindahkan dari SMP Negeri ke SMP Terbuka, seorang pria mendatangi SMPN 15 Banjarmasin Kalsel, Sabtu (22/8/2019) siang tadi.

Mengenakan sendal jepit dan berkaos polo, Mulyadi, ayah dari Siti Raisa Miranda atau akrab disapa Echa (15), si putri tidur asal Banjarmasin Kalsel, yang pernah viral di media maya.

Warga Jalan Pangeran Kecamatan Banjarmasin Utara Kalsel itu mengatakan tujuannya kedatangan tersebut, selain memang untuk memenuhi surat panggilan pihak sekolah, juga mempertanyakan kepindahan putrinya.

Pasalnya dengan kepindahan tersebut tambah Mulyadi, tidak hanya terkesan sepihak dilakukan oleh SMPN 15 Banjarmasin, juga menimbulkan dampak bagi buah hatinya.

"Soalnya, saya sendiri tidak pernah menandatangani surat pindah anak saya. Kan kalau sesuai prosedur, harus ada tanda tangan diketahui oleh orangtua," pungkasnya.

Baca: Ini Kabar Terkini Si Putri Tidur Asal Banjarmasin, Echa Tidak Lagi Bersekolah di SMP Negeri

Terkait dampak, tambah Mulyadi, kini anaknya tersebut kehilangan semangat belajar. Ia juga tidak ingin ke sekolah barunya lagi karena setiap ke sekolah selalu tidak mendapati guru pengajar.

" Makanya kami sayangkan keputusan pihak sekolah ini," jelasnya.

Lebih jauh ia pun menjelaskan, sebetulnya terkait kepindahan Echa, Si Putri Tidur sudah terdengar sebelum pembagian raport kenaikan kelas anaknya, beberapa bulan yang lalu.

Menyadari kekurangan pada sang buah hati yang kerap tidak hadir ke sekolah lantaran mengidap kelainan tidur, ia pun tidak menepis saat itu sempat mengeluarkan pernyataan ingin memindahkan sekolah anaknya ke SMP terbuka.

Namun itu pun bukan dalam bentuk keseriusan, melainkan tepis Mulyadi lagi, ia hanya bernada meminta saran kepada SMPN 15 Banjarmasin, Arbainah.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved