Berita Banjarmasin

FKDM Kalsel Gandeng Organisasi Masyarakat dan Kepemudaan, ini Tujuannya

Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) perkuat cakupannya melalui pembentukan jaringan-jaringan di organisasi

FKDM Kalsel Gandeng Organisasi Masyarakat dan Kepemudaan, ini Tujuannya
banjarmasinpost.co.id/acm
FKDM Kalsel gandeng Organisasi Masyarakat dan Kepemudaan Perkuat Jaringan Deteksi Potensi Konflik Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) perkuat cakupannya melalui pembentukan jaringan-jaringan di organisasi masyarakat, kepemudaan dan Pemerintah jelang Pilkada Kalsel Tahun 2020 mendatang.

Hal ini dilakukan dengan penandatanganan MoU antara FKDM Provinsi Kalsel diantaranya dengan Ikatan Lemhanas Kalsel, KNPI Kalsel, BEM ULM, UIN serta UMB di Hotel Best Western Banjarmasin, Sabtu (24/8/2019).

Penandatanganan ini disaksikan oleh Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor yang diwakili Asisten Bidang Pemerintahan, Siswansyah dan Ketua Badan Kesbangpol Provinsi Kalsel, Adi Santoso.

Dijelaskan Ketua FKDM Provinsi Kalsel, Bayu Bujang secara teknis, jaringan-jaringan yang dibentuk tersebut akan difokuskan dalam grup komunikasi sebagai wadah bertukar informasi.

Baca: Bikin Penasaran Selama 4 Tahun, Aktor ini Pastikan Kembali Berperan sebagai Obi-Wan Kenobi

Baca: Menangis Desy Ratnasari Ingat Tidur di Terminal Depan Raffi Ahmad, Irwan Mussry Pernah Lakukan ini

Baca: Asisten Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Bukan Siapkan Pernikahan, Merry Lakukan ini di Madura

Informasi yang dimaksud tentu merupakan informasi terkait bibit-bibit atau potensi konflik yang mungkin muncul termasuk pada masa persiapan, penyelenggaraan dan pasca Pilkada 2020.

Ia menilai potensi konflik bisa saja muncul apalagi jika tensi Pilkada 2020 di Kalsel meningkat. Dimana bibit konflik menurut Bayu sering muncul karena ketidakpuasan pihak-pihak tertentu yang merasa dirugikan.

Jika ditemukan, maka FKDM selanjutnya langsung membuat laporan dan rekomendasi kepada Gubernur Kalsel melalui Badan Kesbangpol untuk ditindaklanjuti.

"Kami langsung laporkan melalui Kesbangpol supaya Gubernur bisa lakukan langkah yang diperlukan dengan cepat," kata Bayu.

Melibatkan berbagai organisasi termasuk organisasi mahasiswa dalam jaringan FKDM menurut Bayu strategis memperluas penjaringan informasi hingga ke akar rumput, walaupun di internal FKDM sendiri sebenarnya juga sudah memiliki anggota hingga ke tingkat desa.

Dijelaskan Bayu lagi, FKDM di Provinsi Kalsel selain mendeteksi potensi konflik, namun juga berupaya memediasikan permasalahan-permasalahan yang muncul di masyarakat agar tak menjadi konflik serius.

Halaman
12
Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved