Berita Banjarbaru

Gelar Seminar Nasional Matematika dan Terapan II, Prodi Matematika FMIPA ULM Hadirkan 4 Narsum Ini

Program studi (prodi) Matematika FMIPA ULM Banjarbaru menggelar seminar nasional metematika dan terapan II

Gelar Seminar Nasional Matematika dan Terapan II, Prodi Matematika FMIPA ULM Hadirkan 4 Narsum Ini
banjarmasinpost.co.id/aprianto
Suasana seminar nasional yang digelar Prodi Matematika FMIPA ULM 

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARBARU-Program studi (prodi) Matematika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarbaru menggelar seminar nasional metematika dan terapan II, Sabtu, (24/8/2019).

Kegiatan yang dilaksanakan di Montana Hotel Syariah ini mengusung tema peran matematika dan statistika dalam membangun SDM berjiwa technopreneur di era revolusi indusutri 4.0.

Pada seminar yang diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia ini menghadirkan empat Nara sumber.

Ada Fajar Adi Kusumo Dosen matematika dari FMIPA Universitas Gadjah Mada (UGM) yang menyampaikan tentang aplikasi matematika di bidang kedokteran.

Baca: SESAAT LAGI Live Streaming Norwich City vs Chelsea Liga Inggris di Mola TV, Tak Siaran Langsung TVRI

Baca: Skor Akhir 1-1! Hasil Akhir Persebaya vs Persija Jakarta Liga 1 2019, Gol Penalti Balas Gol Simic

Baca: Gelar LCV Party Gebyar Wirausaha Mitsubishi, PT Mitsubishi Motor Undang Konsumen Loyal

Baca: Ketua IMI Kalsel Ikut Reli Paris Dakar Versi Asia, Enam Hari Bertarung di Myanmar dan Thailand

Disampaikannya bahwa matematika biologi merupakan salah satu cabang matematika yang mempelajari berbagai fenomena biologi, ekologi, dan fenomena medis dari sudut pandang matematika.

Aplikasi matematika dalam bidang kedokteran yang disampaikannya seperti tentang model influensa dan model pertumbuhan kangker.

Nara sumber lainnya, Muhammad Ahsar dari dosen FMIPA ULM menyampaikan tentang estimasi parameter pada persamaan diferensial biasa fuzzy.

Menurutnya, sebagain besar sistem di dunia nyata mengandung ketidakpastian. Ketidakpastian dapat disebabkan oleh keterbatasan data yang tersedia, kompleksitas jaringan dari sistem, perubahan lingkungan atau dimografi selama melakukan eksperimen.

Oleh karena itu permodelan metematika diperlukan sebagai upaya untuk memahami fenomena sistem, mensimulasikan pra eksperimen sebelum benar-benar dilaksanakan atau mempelajari dinamika sistem yang sering kali sulit atau bahkan tidak dapat dikelola melaui eksperimen.

Ariadi Wijaya dari Universitas Negeri Jogja (UNJ) membahas tentang pengembangan literasi digital untuk menghadapi tantangan era digital. Sementara Dudi Barmana dari BPS Kalsel berbicara tentang sensus penduduk di era industri 4.0.

Ketua panitia seminar nasional metematika dan terapan II, Mohammad Maffuzh Shiddiq mengatakan peserta seminar nasional berasal dari berbagai daerah seperti di dari Kaltim, Daerah Jawa dan Kalsel sendiri.

Baca: Kelakuan Jo Ardis Saat Dituding Sunan Kalijaga Sembunyikan Mantan Istri Taqy Malik, Salmafina Sunan

Baca: Reaksi Menohok Penonton Dengar Suara Barbie Kumalasari Istri Galih Ginanjar, Beda Ayu Ting Ting

"Pesertanya dari berbagai kalangan, ada mahasiswa, guru, dosen dan kalangan umum," katanya.

Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Akademik Uripto Trisno Santoso. Pihaknya sangta mengapresiasi kegiatan seminar nasional dan diharapkan bisa bermanfaat.(banjarmasinpost.co.id/aprianto)

Penulis: Aprianto
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved