Berita Tanahlaut

Pulang dari Bintalfisdis dan Bela Negara, Direktur Poliban Berharap Mahasiswa Bisa Bertanggung Jawab

Penutupan Bintalfisdis dan Bela Negara tersebut juga dihadiri oleh Komandan Dodik Bela Negara Letkol Inf Rinanggono beserta Petinggi lainnya.

Pulang dari Bintalfisdis dan Bela Negara, Direktur Poliban Berharap Mahasiswa Bisa Bertanggung Jawab
HO/Joni Riadi untuk banjarmasinpost.co.id
Jajaran Rindam VI Mulawarman dan Poliban menghadiri acara penutupan Bintalfisdis dan Bela Negara di Rindam IV Mulawarman, Banjarbaru, Sabtu (24/8/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Pembinaan Mental Fisik Dan Disiplin (Bintalfisdis) dan Bela Negara Politeknik Negeri Banjarmasin resmi ditutup oleh Wakil Komandan Rindam VI Mulawarman
Sabtu, (12/8/2019).

Selama 12 hari kegiatan Bintalfisdis dan Bela Negara mahasiswa Poliban dilaksanakan di Rindam VI Mulawarman.

Melalui rilis yang dikirim oleh Direktur Poliban, Joni Riadi, kegiatan tersebut diikuti oleh 967 orang mahasiswa Poliban. Dimana pelaksanaannya dibagi empat gelombang. Sehingga setiap gelombang waktunya tiga hari dua malam.

Penutupan Bintalfisdis dan Bela Negara tersebut juga dihadiri oleh Komandan Dodik Bela Negara Letkol Inf Rinanggono beserta Petinggi lainnya.

Dari Poliban hadir Direktur Poliban Joni Riadi beserta Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan Nurhidayati dan staff.

Baca: BREAKING NEWS : Warga Tulungagung Tewas dengan Tubuh Penuh Luka di Kecamatan Tanta, Tabalong

Dalam sambutannya wakil komandan Rindam VI Mulawarman Kol Inf Tjahyono mengatakan pelatihan yang baru selesai ini bukanlah sebuah formalitas. Namun peserta harus memiliki sifat disiplin dan kepribadian yang teguh.

Kol Inf Tjahyono juga berharap para peserta yang ikut kegiatan, mampu menjadi mahasiswa yang mandiri dan profesional. Selain itu bisa memenuhi standar kompentensi dalam bidang akademik.

Dalam sambutannya, Tjahyono juga menyampaikan mahasiswa Poliban bisa mengambil substansi dari materi tentang pengetahuan bela negara. Diharapan hal itu dapat menumbuhkan kesadaran akan berbangsa dan bernegara melalui persatuan dan kesatuan. Serta dapat menghayati dan mengamalkan Pancasila sebagai landasan ideologi negara.

Di sela penutupan Bintalfisdis dan Bela Negara, Direktur Poliban, Joni Riadi mengatakan bahwa sebenarnya lebih 1.000 mahasiswa yang seharusnya mengikuti kegiatan tersebut. Hal ini dikarenakan ada beberapa yang sakit.

Menurut Joni, tentunya tidak mungkin pihaknya memaksakan untuk mengikuti kegiatan Bintalfisdis dan Bela Negara.

Baca: Pemerintah Akan Keluarkan Aturan Kendaraan Listrik Wajib Dilengkapi Suara Demi Keselamatan

Selain itu Joni juga mengatakan tujuan mahasiswa Poliban dikirim ke Rindam agar mahasiswa Poliban nantinya saat kembali ke dunia kampus, mereka punya prilaku yang lebih baik dari sebelumnya. Terutama punya disiplin yang tinggi dan memiliki rasa tanggung jawab.

"Diharapkan juga, mereka bisa bekerja sama, punya rasa setia kawan dan tentunya yang lebih penting lagi mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia," tutup Joni.

(Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved