Berita Nasional

Sumbang Polusi Udara di Kota Besar, Kemenhub Bakal Terapkan Bus Listrik Jadi Angkutan Umum

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) merencanakan memberlakukan penggunaan mobil listrik pada angkutan umum.

Sumbang Polusi Udara di Kota Besar, Kemenhub Bakal Terapkan Bus Listrik Jadi Angkutan Umum
(ANTARA/Andika Wahyu)
Bus listrik yang dikembangkan Kementerian Riset dan Teknologi. Foto diambil pertengahan tahun lalu saat bus tersebut diperkenalkan ke DPR RI

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) merencanakan memberlakukan penggunaan mobil listrik pada angkutan umum.

Kebijakan ini, ditujukan untuk meningkatkan sosialisasi kendaraan listrik di tanah air. Tak hanya itu, penerapan bus listrik ini juga untuk menekan polusi udara.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setyadi, setelah melakukan kajian terhadap bus kota berbahan bakar solar, pihaknya mendapatkan jumlah gas buang yang dihasilkan cukup tinggi, begitu juga untuk mobil pribadi.

"Kita melakukan kajian, untuk satu bus disel yang dioperasikan sampai sekarang kira-kira mencapai 2.250 km dengan konsumsi solar 125 liter per hari, ini setara dengan 325 kg CO2 yang dihasilkan. Untuk ini kita akan buat beberapa peraturan, salah satunya mendorong penggunaan kendaraan angkutan umum berbasis listrik," ujar Budi dalam diskusi Teraskita di Jakarta, Jumat (23/8/2019).

Baca: Menangis Desy Ratnasari Ingat Tidur di Terminal Depan Raffi Ahmad, Irwan Mussry Pernah Lakukan ini

Baca: Indeks Bursa Wall Street Rontok Gara-gara Ini, Begini Reaksi Kekesalan Donald Trump

Baca: Indonesia Tak Masuk Daftar, 10 Rute Penerbangan Pesawat Paling Menguntungkan di Dunia

Baca: Keylor Navas Ingin Tinggalkan Real Madrid Karena Ini, Begini Reaksi Zinedine Zidane

Budi menjelaskan, terkait kebijakan ini, Kemenhub akan membuat road map mengenai regulasi bus listrik sebagai transportasi umum yanag akan dioperasikan di kota-kota besar.

Untuk saat ini sendiri, di Jakarta sudah ada beberapa operator yang mulai mengarah ke sana, seperti Transjakarta dan sebentar lagi akan disusul oleh Damri.

Selain itu, Budi juga mengatakan akan mendorong setiap pemerintah daerah dalam hal ini setingkat gubernur, untuk membuat peraturan khusus yang berpihak pada penggunaan kendaraan listrik.

Bus listrik ramah lingkungan yang akan diuji coba PT Transjakarta. Foto diambil Kamis (21/3/2019)
Bus listrik ramah lingkungan yang akan diuji coba PT Transjakarta. Foto diambil Kamis (21/3/2019) ((KOMPAS.com/Ryana Aryadita))

Termasuk soal tarif Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) angkutan umum listrik.

Baca: Bakal Diluncurkan September, iPhone 11 Mengusung ini, Terinspirasi Galaxy Note?

Baca: KM Santika Nusantara Terbakar di Perairan Masalembu, Tim Gabungan Lakukan Pencarian Hingga Hari Ini

"Ini termasuk dari bebas biaya uji kir untuk angkutan umum atau transportasi umum yang berbasis menggunakan tenaga listrik. Namun untuk masalah pendaftaran kendaraan bermotor memang sampai saat ini masih belum karena dari Kementerian Dalam Negeri belum bisa menghitung pajak yang akan dikenakan," ucap Budi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kemenhub Dorong Bus Listrik Jadi Angkutan Umum"

Penulis : Stanly Ravel

Editor: Hari Widodo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved