Berita Banjarmasin

Gelar Pelatihan 50 Da'i dan Khatib, DMI Kota Banjarmasin Jaga Regenerasi Da'i di Kota Seribu Sungai

Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Banjarmasin melaksanakan pelatihan Da'i kepada lima puluh Da'i dan Khatib di Kota Banjarmasin

Gelar Pelatihan 50 Da'i dan Khatib, DMI Kota Banjarmasin Jaga Regenerasi Da'i di Kota Seribu Sungai
banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Pelatihan Da'i oleh DMI Kota Banjarmasin diisi Pemateri dari DMI Pusat, H Ahmad Yani 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Banjarmasin melaksanakan pelatihan Da'i kepada lima puluh Da'i dan Khatib di Kota Banjarmasin, Minggu (25/8/2019).

Dilaksanakan di Aula Palimasan Lantai 5 Gedung Kantor Banjarmasin Post Group, rata-rata peserta merupakan Da'i dan Khatib muda berusia 30 hingga 45 tahun.

Materi pelatihan yang meliputi segala aspek dakwah termasuk teknis dan cara-cara pengembangan wawasan keagamaan disampaikan oleh Pengurus DMI Pusat, H Ahmad Yani.

Disampaikan H Ahmad Yani, Da'i sebagai seorang penyeru, pengajak dan pembawa misi dakwah, misi kebenaran serta risalah Kenabian harus miliki dedikasi untuk menjalankan dakwah secara sejuk, damai dan menentramkan.

Baca: Konflik Rumah Tangga Roger Danuarta dan Cut Meyriska Disindir Andhika Depan Raffi Ahmad di HUT SCTV

Baca: Banjar Expo 2019, Kopi Pengaron ada di Stand Diskominfo

Baca: Gelar Razia ke Penginapan, Polisi Amankan Dua Pasang Muda-mudi Tanpa Ikatan Nikah di Villa Bungas

Baca: Resmi Bergabung Barito Putera, Kosuke Yamazaki Sudah Tak Sabar Bela Laskar Antasari

Menurut Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Sekretaris Umum DMI Kota Banjarmasin, Dr Agus Salim, isu regenarasi Da'i dan Khatib memang menjadi salah satu pokok pikiran dalam pengembangan Da'i di Kota Banjarmasin.

Peserta yang relatif masih muda memang sengaja menjadi target utama pelatihan agar bisa didorong mengembangkan keilmuan dan wawasan keagamaannya sehingga dapat secara bertahap menggantikan Da'i yang lebih senior pada waktunya.

Mereka saat ini kebanyakan berstatus sebagai Khatib tunggu yang biasanya menggantikan posisi Khatib utama yang berhalangan hadir.

"Dengan pelatihan ini, Da'i muda mendapatkan tambahan kemampuan dan kompetensi untuk mau berkembang supaya yang disampaikan tidak itu-itu saja sehingga bisa terus relevan dengan perkembangan yang ada," kata Dr Agus.

Namun tak hanya keilmuan dan wawasan keagamaan, Dr Agus juga tekankan pentingnya akhlak dan kemampuan bersosialisasi bagi para Da'i dan Khatib.

Hal ini dinilai penting agar para Da'i dan Khatib bisa menjaga hubungan baik dengan pengurus-pengurus masjid dalam jalankan dakwahnya.

Usai mengikuti pelatihan, selain mendapatkan arahan langsung dari H Ahmad Yani dan buku pengetahuan dakwah, para peserta juga dapatkan sertifikat pelatihan.

Baca: Warga Pulau Sebuku Kotabaru Diamankan Bawa Satu Paket Sabu

Baca: Larangan Keluarga Betrand Peto pada Ruben Onsu dan Sarwendah Saat Sampaikan Niatnya ke NTT

Baca: Beredar Video Detik-detik Kontak Senjata KKB Papua dan TNI di Wamena, 1 Anggota Egianus Kogoya Tewas

Pelatihan Da'i ini juga merupakan rangkaian kegiatan pengembangan masjid oleh DMI Kota Banjarmasin yang sebelumnya beragendakan pelatihan manajemen masjid bagi para pengelola masjid se-Kota Banjarmasin.

Selain itu, DMI Tingkat Kecamatan se-Kota Banjarmasin juga sudah dikukuhkan untuk dukung peningkatan kemampuan manajemen masjid-masjid di Kota Banjarmasin yang saat ini jumlahnya lebih dari 200 masjid. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved