Otomotif

Ibu Kota Dipindah ke Kalimantan, Daihatsu Optimis Otomotif Akan Berkembang dan Merata

Ibu Kota dipindah ke Kalimantan, otomotif akan tumbuh berkembang merata

Ibu Kota Dipindah ke Kalimantan, Daihatsu Optimis Otomotif  Akan Berkembang dan Merata
banjarmasinpost.co.id/sudarti
Ilustrasi-Jajaran Manajemen Astra Daihatsu Banjarmasin saat launching Daihatsu Sigra di Duta Mall Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Wacana pemindahan ibu kota dari DKI Jakarta ke Pulau Kalimantan dipastikan bakal berdampak besar terhadap perekonomian bangsa Indonesia.

Sektor Otomotif menjadi salah satu yang terimbas dengan kepindahan Ibu Kota ke Kalimantan. Produsen otomotif di dalam negeri begitu optimis dengan rencana itu.

Termasuk jika perpindahan diputuskan di Kalimantan Timur sebagaimana diungkap Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil beberapa waktu lalu.

Mereka meyakini industri otomotif semakin berkembang dan merata.  Sejauh ini, pertumbuhan otomotif terpusat di pulau Jawa (sekitar 70 persen). Di Kaltim, kontribusi pasar secara nasional hanya sebesar 2,7 persen.

Baca: Peringatan Kak Seto untuk Nikita Mirzani dan Sajad Ukra Akan Masa Depan Azka Mawardi

Baca: Jalan Sungai Lulut Macet Parah, Baiti Satu Jam Terjebak Kemacetan

Baca: Jadwal Liga Spanyol 2019 Pekan 2, Barcelona vs Real Betis & Atletico Madrid, Live Bein Sports 1

Baca: Memiliki Tinggi 2,6 Meter, Remaja Raksasa dari Riau Baru Berusia 16 Tahun. Bercita-cita jadi Atlet

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) selaku agen pemegang merek mobil Daihatsu di Indonesia, mencatat, hingga saat ini kontribusi penjualannya di Kaltim baru 3.8 persen.

"Selama tahun 2019, penjualan mobil Daihatsu di Kaltim mengalami kenaikan sebesar 13 persen dibanding tahun lalu. Market share di sana juga sudah sebesar 25,3 persen, membuat Daihatsu menduduki peringkat ke-2 di Kaltim," kata Hendrayadi Lastiyoso, Division Head Marketing & CR PT Astra International - Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) saat dihubungi Kompas.com, Jakarta, Sabtu (24/8/2019).

Menariknya, kontribusi terbesar datang dari segmen Low Cost Green Car ( LCGC), yakni Daihatsu Sigra. Bukan mobil keluarga gagah atau Sport Utility Vehicle (LSUV), mengingat kontur jalan di Kaltim tidak begitu mulus.

Baca: LIVE INDOSIAR - Live Streaming Kalteng Putra vs Bhayangkara FC di Liga 1 2019, Cek Cara Nontonnya

Baca: Hasil Kualifikasi Moto2 MotoGP Inggris 2019, Begini Nasib Dimas Ekky, Cek Live Streaming Trans7

"Secara nasional, LCGC itu berkontribusi sebesar 20 persenan, sedangkan bagi total penjualan Daihatsu, model LCGC hampir 30 persennya. Bahkan di Kaltim, Sigra dan Alya mampu memberi kontribusi sebesar 37,8 persen," ujar Hendrayadi.

Hal ini disebabkan karena mobil LCGC dapat memenuhi kebutuhan dan cocok dengan selera konsumen Indonesia. Harganya pun sangat terjangkau.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sigra Tetap Jadi Andalan Daihatsu di Ibu Kota Baru"
Penulis : Ruly Kurniawan

Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved