Berita Dunia

Kebakaran Hebat Hanguskan Hutan Amazon di Brasil Capai 18.627 KM Persegi, 28 Kali Luas Jakarta

Hutan Amazon mengalami kebakaran hebat yang menghanguskan 18,6 Kiloemeter persegi.

Kebakaran Hebat Hanguskan Hutan Amazon di Brasil Capai 18.627 KM Persegi, 28 Kali Luas Jakarta
Kompas.com
Kebakaran Hutan Amazon. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BRASILIA - Kebakaran hebat yang terjadi terhadap hutan amazon di Brasil menyedot perhatian publik dunia.

Kebakaran itu menimbulkan kekhawatiran terhadap kelangsungan mahluk bumi karena hutan Amazon menyumbang 20 persen produksi oksigen dunia.

Presiden Perancis Emmanuel Macron,diantaranya. Marcon menaruh besar perhatian besar terhadap kebakaran hutan Amazon yang disebut terparah di Brasil sejak 2013.

Mengacu pada data Badan Penelitian Luar Angkasa Brasil (INPE) dilansir USA Today Jumat (23/8/2019), api yang menjalar di kawasan Amazon Brasil tahun ini mencapai 18.627 kilometer persegi.

Baca: Falentinus dan Embing Ditangkap Polisi Barito Utara karena Palsukan ini

Baca: Reaksi Solskjaer Pasca Kekalahan Manchester United 1-2 , Kritik Efektifitas Pemainnya

Baca: Pesan Pilu Mulan Jameela di Ulang Tahun ke-40 Beda dengan Bahagianya Maia Estianty dan Dul Jaelani

Baca: LINK Live Streaming Kalteng Putra vs Bhayangkara FC Liga 1 2019 di Vidio, Siaran Langsung Indosiar

Jika dikomparasikan dengan salah satu wilayah di Indonesia, kebakaran hutan yang terjadi sudah seluas 28 kali DKI Jakarta yang memiliki luas 661,5 kilometer persegi.

Atau jika diperluas, kebakaran itu dua kali lipat Jabodetabek (Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi) yang jika digabungkan mempunyai luas 7.604,6 kilometer persegi.

Kemudian berdasarkan data INPE yang dirilis kantor berita AFP, terdapat 76,720 kebakaran yang terjadi dari Januari hingga Agustus 2019.

Kebakaran memang bukan hal baru di Amazon. Namun, kawasan dengan sejumlah titik terbasah dunia itu jarang mengalami kebakaran dalam skala besar.

Nigel Sizer dari Rainorest Alliance mengemukakan selama musim kering, meski ada orang membakar semak-semak, api bakal menyebar sedikit kemudian hilang.

Seseorang menebang dan membiarkan kayu mengering. Maka, begitu dia menyulut api, kondisi itu bakal menjadi bencana karena menyebar secara cepat.

Halaman
123
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved