Berita Tapin

Kebakaran Lahan Ancam Kebun Cabai Desa Hiyung Tapin, Petani Harapkan Bantuan ini

Musibah kebakaran lahan mengancam perkebunan cabai rawit warga Desa Hiyung, Kecamatan Tapin Tengah, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan

Kebakaran Lahan Ancam Kebun Cabai Desa Hiyung Tapin, Petani Harapkan Bantuan ini
BPBD Tapin
Petani Cabai Hiyung melihat kepulan asap kebakaran lahan yang mengancam kebun cabai rawit Hiyung di Desa Hiyung 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Musibah kebakaran lahan mengancam perkebunan cabai rawit warga Desa Hiyung, Kecamatan Tapin Tengah, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Minggu (25/8/2019) sekitar pukul 11.00 Wita.

Informasi dihimpun reporter Banjarmasinpost.co.id dari Pusdalops BPBD Kabupaten Tapin, luasan lahan yang sudah terbakar diperkirakan delapan hektare di titik koordinat : 2,9234S 115,0698

Saat ini kobaran api sudah mendekati perkebunan cabai warga Desa Hiyung sekitar 10 meter sehingga Kelompok Tani Peduli Api dan Posko Induk Satgas Karhutla berusaha melakukan pembasahan agar api lahan tak menjalar.

Ketua Kelompok Tani Peduli Api Hiyung Makmur, Junaidi dikonfirmasi reporter Banjarmasinpost.co.id mengaku sedang berjaga karena kebakaran lahan tidur mendekati areal kebunnya.

Baca: Peringatan Kak Seto untuk Nikita Mirzani dan Sajad Ukra Akan Masa Depan Azka Mawardi

Baca: Inilah Tips Miliki Anak Kembar Seperti Irish Bella-Ammar Zoni dan Syahnaz-Jeje Govinda

Baca: Setelah Adegan di Ranjang Ivan Gunawan Peluk Erat Ayu Ting Ting Hingga Gaya Titanic Depan Ruben Onsu

Lahan tidur yang terbakar itu, diduga Junaidi berasal dari Desa Parigi Kecamatan Tapin Tengah yang terus menjalar sejak pukul 09.00 Wita hingga mendekati areal perkebunan cabai Hiyung.

"Kami sedang melakukan pembasahan agar kobaran api padam. Perkiraan saya lahan tidur yang terbakar itu sekitar 10 hektare," ujarnya.

Peristiwa kebakaran lahan di Kecamatan Tapin Tengah itu sudah dipantau dan informasinya diteruskan patroli udara Karhutla BNPB yang mendeteksi ada tiga kepulan asap dari kebakaran lahan, dilengkapi titik koordinat dan waktu pengambilan foto sekitar pukul 09.52 Wita yaitu wilayah Kecamatan Tapin Tengah, Kecamatan Bungur dan Kecamatan Candi Laras Utara.

Hasil pengecekan tim Satgas Karhutla di darat, kobaran api di Kecamatan Tapin Tengah ternyata sudah memasuki wilayab pertanian cabai rawit di Desa Hiyung.

Sedangkan hasil pengecekan satgas darat di Kecamatan Candi Laras Utara, kepulan asap itu berada di wilayah perbatasan yang pernah terbakar sebelumnya, Desa Bajayau Kecamatan Daha Barat, Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang bertahan dengan Desa Sawaja, Kabupaten Tapin.

Kapolsek Candi Laras Utara, Ipda Indra Wahyu Wibowo dalam laporannya meminta bantuan Posdalops BPBD Tapin meneruskan permohonan bom air karena titik panas dan kepulan asap tak dapat dijangkau melalu akses darat dan akses sungai dalam kondisi kering.

Namun jawaban yang diterima Posdalops BPBD Tapin dari BPBD Kalsel dari tiga unit helikopter bom air hanya satu yang beroperasi. Dua unit lainnya satu sedang perbaikan bucket bom air dan satu pemeliharaan mesin.

(banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved