Berita Kotabaru

Masalah Cinta Bikin Lelaki ini Nekat Akhiri Hidup dengan Cara Gantung Diri dan Live Instagram

Diduga karena persoalan cinta, seorang pria nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri dan live melalui media sosial instagramnya.

Masalah Cinta Bikin Lelaki ini Nekat Akhiri Hidup dengan Cara Gantung Diri dan Live Instagram
istimewa
Diduga karena persoalan cinta, seorang pria nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri dan live melalui media sosial instagramnya 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Diduga karena persoalan cinta, seorang pria nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri dan live melalui media sosial instagramnya.

Sebelum live instagram untuk gantung diri, korban telah mengonsumsi minuman keras.

Di dalam kamar kosnya yang berada di Jalan Kubah Desa Geronggang rt 10 rw 2, Kecamatan Kelumpang Tengah, Kabupaten Kotabaru, ada botol miras.

Peristiwa gantung diri itu terjadi pada Sabtu (24/8/19) sekitar pukul 22.45 wita.

Pelaku bunuh diri diketahui bernama Doni Irawanyah (23) warga Jalan Veteran Gang Mawar rt 20 rw 1, Desa Dirgahayu, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kotabaru.

Doni merupakan security PT THIESS.

Saat kejadian itu, sejumlah barang bukti ditemukan warga dan jajaran Polsek Kelumpang Tengah.

Di antaranya satu utas tali tambang warna kuning, meja kecil, meja lebar, 2 buah bantal warna biru, 2 botol miras merk Whiskey, 2 botol Coca Cola dan dompet.

Baca: 5 Fakta Gojek Dapat Restu Masuk ke Malaysia Sampai Libatkan PM Mahathir, Kalangan Politisi Menolak

Baca: Lelaki yang Bikin Minder Raffi Ahmad Saat Dekati Desy Ratnasari, Suami Nagita Slavina Ungkap Ini

Baca: Viral, Tak Diizinkan Pakai Ambulans Puskesmas, Ayah Bopong Jenazah Anaknya Jalan Kaki di Tangerang

Baca: Perubahan Roger Danuarta Diungkap Cut Meyriska Setelah Menikah, Resepsi Malam ini Live SCTV

Kasat Reskrim Polres Kotabaru Iptu Imam melalui Kapolsek Kelumpang Tengah, Iptu Iksan Prananto SIK, Minggu (25/8/19) membenarkan kasus bunuh diri yang terjadi di wilayahnya.

Peristiwa tersebut diketahui Paman korban, Muhammad Basir setelah menerima telepon dari ibu korban yang tinggal di Kotabaru.

Sang ibu punya firasat tidak baik sehingga meminta pamannya untuk melihat keponakannya yang tinggal di kontrakan.

Namun saat tiba di rumah kontrakan itu, kontarakannya terkunci dari dalam kemudian pintunya didobrak bersama warga lainnya.

Saat pintu terbuka, korban sudah tergantung di atas meja yang ditumpuk bantal warna biru dengan leher terikat tali tambang.

"Setelah diperiksa dokter Puskesmas Tamiang Geronggang dan hasilnya, ditemukan luka memar di bagian leher bekas jeratan tali tambang dan pada kemaluan mengeluarkan cairan air mani," kata Iptu Iksan.

Dari keterangan yang didapat, sang paman mengatakan, korban sebelumnya bercerita ada masalah dengan istrinya di Kotabaru.

Dari pemeriksaan, korban 2 Jam sebelum melakukan aksi sempat meminta petunjuk kepada Guru Amat (Tanjung Batu) bagaimana hukumnya bunuh diri karena ada suatu permasalahan dan jawaban yang terimanya adalah Neraka.

"Berdasar pengumpulan keterangan, korban memiliki permasalahan keluarga khususnya masalah percintaan karena pernikahan yang dilaksanakan adalah berkat dicarikan orangtua sedangkan dia memiliki pilihannya sendiri. Korban mengakhiri hidupnya karena pengaruh alkohol dan bunuh diri dilakukan secara live di instagramnya," pungkasnya.

(banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved