Berita Kesehatan

Cegukan Disebut-sebut Bisa Sebabkan Kematian? Mitos atau Fakta Ya!

Cegukan sebenarnya normal dan bisa terjadi pada siapa saja, dari bayi hingga lansia.

Cegukan Disebut-sebut Bisa Sebabkan Kematian? Mitos atau Fakta Ya!
Kompas.com
Ilustrasi cegukan 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Cegukan sebenarnya normal dan bisa terjadi pada siapa saja, dari bayi hingga lansia.

Kondisi ini terjadi karena adanya gangguan pada jalur saraf dari otot ke otot interkostal di antara tulang rusuk dan diafragma.

Pada kebanyakan kasus, cegukan terjadi ketika Anda makan terlalu cepat, makan sambil bicara, atau minum terlalu banyak. Biasanya cegukan seperti ini akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa menit.

Jika tidak juga membaik, kemungkinan cegukan yang Anda alami merupakan tanda adanya masalah kesehatan.

Baca: Perhatian Ayu Ting Ting pada Sosok Pria ini Bukan Ivan Gunawan atau Shaheer Sheikh

Baca: Kado Istimewa Raffi Ahmad dan Nagita Slavina di Resepsi Cut Meyriska dan Roger Danuarta

Baca: Mulan Jameela Jadi Anggota DPR? Gugatan Istri Ahmad Dhani Dikabulkan, Gerindra Belum Bersikap

Meski bisa menjadi suatu tanda masalah kesehatan, apakah cegukan benar-benar dapat menyebabkan kematian?

Sebenarnya, cegukan tidak menjadi penyebab langsung kematian seseorang. Namun, ada masalah kesehatan lain yang mendasarinya.

Dilansir dari laman Mayo Clinic, cegukan yang terjadi lebih dari 48 jam, dapat disebabkan oleh berbagai kondisi berikut:

1. Kerusakan saraf atau iritasi

Cegukan terus-menerus biasanya terjadi karena kerusakan atau iritasi saraf vagus atau frenikus di sekitar diafragma.

Kerusakan dan iritasi dapat disebabkan oleh tumor di sekitar leher atau otak, infeksi pada otak, refluks asam lambung, radang tenggorokan, gangguan sistem saraf.

Halaman
123
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved